Tunjukkan Kualitas Layanan dan Pembinaan, Lapas Narkotika Karang Intan Terima Kunjungan Staf Ahli Menteri Imipas

Tunjukkan Kualitas Layanan dan Pembinaan, Lapas Narkotika Karang Intan Terima Kunjungan Staf Ahli Menteri Imipas

Karang Intan, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Karang Intan terima kunjungan Staf Ahli Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Bidang Pelayanan Publik dan Reformasi Hukum, Iwan Santoso, dalam rangka monitoring dan evaluasi (monev) tata kelola pelayanan publik serta pemenuhan hak Warga Binaan, Kamis (29/10). Kunjungan ini jadi kesempatan bagi Lapas untuk menunjukkan pelaksanaan layanan dan program pembinaan sekaligus menerima arahan serta masukan untuk perbaikan ke depan.

Kepala Lapas Narkotika Karang Intan, Yugo Indra Wicaksi, bersama pejabat struktural dan petugas menyambut kedatangan Iwan. Yugo kemudian mendampingi Iwan meninjau sejumlah fasilitas untuk melihat langsung pelaksanaan pelayanan dan pembinaan.

Yugo menyampaikan bahwa kegiatan monev jadi kesempatan bagi Lapas untuk mengevaluasi pelaksanaan tugas dan memperoleh arahan dalam meningkatkan tata kelola pelayanan publik. Ia menyatakan kesiapan seluruh petugas untuk mendukung peninjauan serta menindaklanjuti masukan yang diberikan.

“Kami menyambut baik kegiatan monitoring dan evaluasi ini sebagai kesempatan untuk memastikan tata kelola pelayanan publik dan pemenuhan hak Warga Binaan berjalan sesuai ketentuan. Kami akan menjadikan arahan serta masukan sebagai bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan. Kami juga berterima kasih atas tanggapan positif terhadap layanan dan program pembinaan, khususnya pendidikan serta keterampilan Warga Binaan. Apresiasi tersebut menjadi motivasi bagi kami untuk terus menghadirkan pelayanan yang berkualitas dan pembinaan yang bermanfaat bagi Warga Binaan maupun masyarakat,” ujar Yugo.

Iwan mengawali peninjauan di Ruang Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP), dapur, dan layanan integrasi Warga Binaan. Ia mencermati kesiapan fasilitas, prosedur pelayanan, serta pemenuhan kebutuhan dasar Warga Binaan untuk memastikan layanan berjalan sesuai standar.

Selanjutnya, Iwan mengunjungi Program Pendidikan Akademik Warga Binaan (Pena Warna) yang beri kesempatan kepada Warga Binaan untuk melanjutkan pendidikan. Ia menyaksikan pembelajaran Pendidikan Kesetaraan Paket C melalui kerja sama dengan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Annisa Kecamatan Karang Intan serta perkuliahan Strata II (S2) yang berlangsung secara virtual melalui Zoom Meeting di ruang belajar Lapas. Iwan menyambut positif program tersebut karena membuka kesempatan bagi Warga Binaan untuk menambah pengetahuan dan mengembangkan kemampuan selama menjalani masa pembinaan.

Dalam peninjauan pembinaan kemandirian, Iwan amati proses pembuatan catur oleh Warga Binaan. Ia memberi perhatian khusus pada bentuk bidak catur yang rumit dan membutuhkan ketelitian serta presisi tinggi. Iwan mengapresiasi keterampilan Warga Binaan dalam menghasilkan karya tersebut. Ia juga mengungkapkan bahwa kegiatan pembuatan catur menjadi pengalaman pertama yang ditemuinya selama berkunjung ke berbagai Lapas dan Rutan.

Iwan melanjutkan peninjauan ke Koperasi Inkopasindo, Cafe Laskarin, ruang Humas, layanan mandiri (self-service), perpustakaan, dan Barbershop Laskarin. Ia juga mengunjungi blok hunian serta Warung Telekomunikasi Khusus Pemasyarakatan (Wartelsuspas) untuk melihat kondisi hunian dan fasilitas komunikasi Warga Binaan. Di Galeri Pemasyarakatan, Iwan melihat produk unggulan dan hasil karya Warga Binaan.

Setelah meninjau sejumlah fasilitas, Iwan menyampaikan tanggapan positif terhadap layanan dan program Lapas Narkotika Karang Intan. Ia tekankan pentingnya menjaga kualitas pelayanan, memenuhi hak Warga Binaan, dan mengembangkan program pembinaan yang memberikan manfaat berkelanjutan.

“Saya menyambut positif layanan dan program yang dilaksanakan Lapas Narkotika Karang Intan, terutama kesempatan pendidikan melalui Pena Warna dan kegiatan pembuatan catur. Selama mengunjungi berbagai Lapas dan Rutan, baru kali ini saya melihat kegiatan pembuatan catur dengan tingkat kerumitan yang cukup tinggi, tetapi Warga Binaan mampu mengerjakannya secara teliti dan presisi. Keterampilan ini menunjukkan potensi yang baik untuk terus dikembangkan. Saya berharap seluruh pelayanan dan program pembinaan tetap mengedepankan pemenuhan hak Warga Binaan serta memberikan manfaat yang berkelanjutan,” ungkap Iwan.

Yugo menegaskan komitmen Lapas Narkotika Karang Intan untuk menindaklanjuti hasil evaluasi melalui peningkatan fasilitas pelayanan, pengembangan pendidikan, dan pembinaan kemandirian sesuai kebutuhan Warga Binaan. Langkah tersebut juga diarahkan untuk mendukung tata kelola pelayanan yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada pemenuhan hak. (afn)

 

Kontributor: Humas Lapas Narkotika Karang Intan

 

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0