UMKM Warga Binaan Lapas Perempuan Pangkalpinang Laris di Peringatan HAN 2026

UMKM Warga Binaan Lapas Perempuan Pangkalpinang Laris di Peringatan HAN 2026

Pangkalpinang, INFO_PAS – Produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) hasil pembinaan Warga Binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas III Pangkalpinang dapat sambutan positif pada Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2026 di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas IIA Pangkalpinang, Rabu (23/7). Beragam produk yang dipamerkan menarik perhatian pengunjung dan banyak di antaranya habis terjual.

Gerai UMKM tampilkan berbagai produk hasil pembinaan kemandirian, seperti keripik kucai, aneka suvenir, tas rajut, dompet rajut, kotak tisu rajut, kain dan pakaian batik, serta aneka kue. Seluruh produk merupakan hasil kreativitas Warga Binaan yang dikembangkan melalui program pembinaan keterampilan di Lapas Perempuan Pangkalpinang.

Antusiasme pengunjung tunjukkan bahwa produk hasil pembinaan memiliki kualitas, nilai estetika, dan daya saing yang mampu diterima masyarakat. Kehadiran gerai tersebut sekaligus menjadi sarana memperkenalkan hasil karya Warga Binaan kepada publik.

Kepala Lapas Perempuan Pangkalpinang, Rina Setiari, mengatakan partisipasi dalam kegiatan tersebut menjadi kesempatan untuk memperluas pemasaran sekaligus meningkatkan kepercayaan diri Warga Binaan.

"Gerai UMKM ini menjadi wadah bagi Warga Binaan untuk menunjukkan hasil karya terbaik mereka kepada masyarakat. Dukungan dan apresiasi yang diberikan diharapkan menjadi motivasi bagi mereka untuk terus meningkatkan keterampilan dan mempersiapkan diri menjadi pribadi yang mandiri setelah kembali ke masyarakat," ujar Rina.

Bunda Literasi Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Noni Hidayat Arsani, yang turut mengunjungi gerai UMKM mengapresiasi kreativitas Warga Binaan dan membeli sejumlah produk yang dipamerkan.

"Saya sangat mendukung hasil karya UMKM dari Lapas Perempuan Pangkalpinang dan LPKA Pangkalpinang. Produknya beragam, kreatif, dan menunjukkan kemampuan yang luar biasa dari para pembuatnya," ujar Noni.

Melalui keikutsertaan pada Peringatan Hari Anak Nasional 2026, Lapas Perempuan Pangkalpinang terus mengembangkan program pembinaan kemandirian yang berorientasi pada peningkatan keterampilan dan produktivitas. Tingginya minat masyarakat terhadap produk UMKM Warga Binaan diharapkan menjadi motivasi untuk terus berinovasi, meningkatkan kualitas produk, serta memperkuat kesiapan mereka dalam menjalani reintegrasi sosial. (afn)

 

Kontributor: Humas Lapas Perempuan Pangkalpinang

 

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0