VCT Mobile dan IMS Jangkau 320 Warga Binaan, Lapas Amuntai Perkuat Deteksi Dini Penyakit Menular
Amuntai, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Amuntai bekerja sama dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Hulu Sungai Utara dan Puskesmas Sungai Malang laksanakan Voluntary Counseling and Testing (VCT) Mobile dan pemeriksaan Infeksi Menular Seksual (IMS) mulai Rabu (17/6) hingga Kamis (18/6). Kegiatan ini merupakan upaya deteksi dini dan pencegahan penyebaran penyakit menular di lingkungan Pemasyarakatan.
Kegiatan yang dipusatkan di Klinik Pratama Lapas Amuntai tersebut berlangsung tertib dan mendapat antusiasme tinggi dari 320 Warga Binaan. Pemeriksaan dilakukan secara bertahap guna memastikan seluruh peserta memperoleh pelayanan kesehatan optimal dan tetap menjaga kerahasiaan hasil pemeriksaan.
Kepala Lapas Amuntai, Gusti Iskandarsyah, mengapresiasi dukungan dan sinergi yang diberikan oDinkes Kabupaten Hulu Sungai Utara dan Puskesmas Sungai Malang dalam mendukung pelayanan kesehatan bagi Warga Binaan. “Kesehatan Warga Binaan merupakan salah satu prioritas kami dalam pelaksanaan pembinaan. Kegiatan ini menjadi bentuk nyata kolaborasi antara Lapas dan instansi kesehatan daerah untuk memastikan Warga Binaan mendapatkan layanan kesehatan yang layak dan meningkatkan kesadaran mereka akan pentingnya menjaga kesehatan,” ungkapnya.
Salah satu Warga Binaan, Ahmad, senang dan merasa terbantu dengan adanya kegiatan tersebut. “Kami merasa diperhatikan karena bisa mendapatkan pemeriksaan kesehatan secara langsung. Selain diperiksa, kami juga mendapat penjelasan mengenai pentingnya menjaga kesehatan dan mencegah penyakit. Semoga kegiatan seperti ini terus dilaksanakan,” harapnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Kabupaten Hulu Sungai Utara, Fajeri, menyampaikan VCT Mobile dan IMS merupakan langkah strategis dalam mendeteksi secara dini berbagai penyakit menular sehingga penanganannya dapat dilakukan lebih cepat dan tepat. “Lapas merupakan salah satu lingkungan yang memerlukan perhatian khusus dalam upaya pencegahan penyakit menular. Kami ingin memastikan Warga Binaan mendapatkan akses layanan kesehatan yang setara sekaligus memperkuat upaya deteksi dini agar penanganan dilakukan sejak awal,” ujarnya.
Melalui VCT Mobile dan IMS, Lapas Amuntai berharap meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi Warga Binaan sekaligus mendukung terciptanya lingkungan Pemasyarakatan yang sehat, aman, dan bebas dari penyebaran penyakit menular. (IR)
Kontributor: Lapas Amuntai
What's Your Reaction?


