Warga Binaan Kristiani Lapas Banjarmasin Jalani Ibadah Rutin Bulanan bersama GBI House of Restoration

Warga Binaan Kristiani Lapas Banjarmasin Jalani Ibadah Rutin Bulanan bersama GBI House of Restoration

Banjarmasin, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banjarmasin kembali fasilitasi pembinaan kepribadian bagi Warga Binaan melalui ibadah rutin bulanan bersama Gereja Bethel Indonesia House of Restoration. Bertempat di Gereja Oikumene Lapas Banjarmasin, Selasa (28/7), ibadah diikuti oleh Warga Binaan Kristiani dengan pendampingan Pembina Gereja Oikumene Lapas Banjarmasin, Erik Simanjuntak.

Erik berharap nilai-nilai yang diperoleh melalui ibadah diterapkan dalam kehidupan sehari-hari oleh Warga Binaan. "Kami mengajak seluruh Warga Binaan untuk membiasakan diri berdoa sebelum mengambil setiap keputusan dalam kehidupan sehari-hari sehingga setiap langkah yang diambil selaras dengan kehendak Tuhan," pesannya.

Pada kesempatan itu, kegiatan diawali dengan pujian dan penyembahan, dilanjutkan dengan penyampaian firman Tuhan oleh Pdt. Steven Meray. Dalam khotbahnya yang mengangkat tema dari Amsal 19:21, Pdt. Steven Meray mengajak seluruh jemaat untuk menyadari Tuhan berdaulat atas setiap rencana manusia. Firman tersebut mengajarkan pentingnya hidup dengan kerendahan hati, tidak mengandalkan kemampuan diri sendiri, serta senantiasa melibatkan Tuhan dalam setiap langkah kehidupan.

"Firman Tuhan dalam Amsal 19:21 mengingatkan  manusia boleh memiliki banyak rencana, tetapi kehendak Tuhanlah yang akan terlaksana. Saya mengajak seluruh Warga Binaan untuk tetap memiliki pengharapan, terus membangun hubungan yang dekat dengan Tuhan, dan menjadikan setiap proses kehidupan sebagai kesempatan untuk bertumbuh dalam iman. Tuhan tidak pernah meninggalkan setiap orang yang mau berserah kepada-Nya," tutur Pdt. Steven Meray.

Salah seorang Warga Binaan, Imanuel, mendapatkan penguatan iman melalui ibadah tersebut. "Saya menyerahkan sepenuhnya kepada Tuhan segala rencana dan masa depan hidup ini. Firman yang disampaikan hari ini memberikan pengharapan dan menguatkan saya untuk terus berjalan di jalan yang Tuhan kehendaki. Amin," ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Lapas Banjarmasin, Akhmad Herriansyah, menegaskan pembinaan kerohanian menjadi bagian penting dalam membentuk karakter dan memperkuat nilai-nilai spiritual Warga Binaan. "Kami berkomitmen memberikan pembinaan yang menyentuh aspek mental, moral, dan spiritual Warga Binaan. Melalui kegiatan ibadah yang dilaksanakan secara rutin, kami berharap mereka makin bertumbuh dalam keimanan, memiliki sikap yang lebih baik, dan siap menjalani kehidupan yang lebih positif ketika kembali ke tengah masyarakat," harapnya.

Ibadah rutin ini merupakan komitmen Lapas Banjarmasin dalam memenuhi hak Warga Binaan untuk menjalankan ibadah sesuai agama dan kepercayaannya. Melalui pembinaan kerohanian berkesinambungan, diharapkan Warga Binaan makin memperkuat keimanan, membangun karakter yang lebih baik, serta memiliki kesiapan untuk kembali berperan positif di tengah keluarga dan masyarakat setelah menyelesaikan proses pembinaan. (IR)

 

 

Kontributor: Lapas Banjarmasin

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0