Warga Binaan Lapas Ambon Bangun Empat Instalasi Hidroponik

Warga Binaan Lapas Ambon Bangun Empat Instalasi Hidroponik

Ambon, INFO_PAS – Warga Binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Ambon bangun empat instalasi hidroponik melalui program pembinaan kemandirian di Bengkel Kegiatan Kerja, Rabu (15/7). Instalasi tersebut dirakit sebagai sarana pembelajaran pertanian modern sekaligus mendukung program ketahanan pangan.

Pembuatan instalasi dilakukan secara mandiri oleh Warga Binaan dengan pendampingan petugas. Prosesnya diawali dengan mengukur dan memotong pipa paralon berdiameter 3 inci, kemudian melubangi pipa menggunakan hole saw dengan jarak 15–20 sentimeter sebagai tempat tumbuh tanaman. Selanjutnya, pipa dirakit pada rangka besi ringan. Setiap instalasi terdiri atas delapan pipa paralon yang dihubungkan menggunakan sambungan siku dan pipa penghubung. Sistem pengairan kemudian dipasang dengan menghubungkan pompa air ke wadah penampung nutrisi sehingga larutan nutrisi dapat mengalir ke seluruh instalasi menggunakan metode Deep Flow Technique (DFT) atau Nutrient Film Technique (NFT).

Kepala Seksi Kegiatan Kerja Lapas Ambon, Zulkipli Salampessy, mengatakan pembuatan instalasi tersebut bertujuan membekali Warga Binaan dengan keterampilan pertanian modern yang dapat diterapkan, baik untuk skala rumah tangga maupun usaha.

"Kami mengarahkan mereka dari proses perencanaan, pengukuran, hingga perakitan instalasi. Melalui praktik langsung ini, kami ingin memastikan bahwa setiap Warga Binaan benar-benar menguasai teknik pembuatan instalasi hidroponik secara mandiri," ujar Zulkipli.

Salah seorang Warga Binaan, GU, mengaku memperoleh pengalaman baru melalui kegiatan tersebut. Menurutnya, pelatihan ini tidak hanya menambah pengetahuan tentang pertanian modern, tetapi juga menjadi bekal untuk berwirausaha setelah bebas.

"Awalnya saya bingung bagaimana cara membuat instalasinya. Namun berkat bimbingan dari petugas, saya dan teman-teman akhirnya berhasil menyelesaikan 4 instalasi ini. Ini modal ilmu yang sangat berharga bagi saya untuk membuka usaha kebun hidroponik sendiri setelah bebas nanti," tutur GU.

Kepala Lapas Ambon, S. Hendra Budiman, mengapresiasi kerja keras jajaran Seksi Kegiatan Kerja dan Warga Binaan. Menurutnya, pembangunan instalasi hidroponik merupakan bagian dari penguatan pembinaan kemandirian sekaligus mendukung program ketahanan pangan di lingkungan Lapas.

"Kegiatan ini merupakan langkah nyata kami dalam mendukung salah satu Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, yaitu penguatan kemandirian pangan melalui program pertanian. Melalui fasilitas empat instalasi baru ini, Lapas Ambon siap meningkatkan volume produksi sayuran sehat," tegas S. Hendra Budiman.

Empat instalasi hidroponik tersebut selanjutnya akan dimanfaatkan untuk penyemaian dan penanaman berbagai jenis sayuran, seperti selada, pakcoy, dan sawi. Melalui program ini, Lapas Ambon berharap Warga Binaan memperoleh keterampilan yang bermanfaat sekaligus mendukung penyediaan hasil pertanian yang bernilai ekonomi. (afn)

 

Kontributor: Humas Lapas Ambon

 

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0