Warga Binaan Lapas Barelang Terima Kartu BPJS

RiauKepri.com, BATAM – Sebanyak 95 warga binaan lembaga pemasyarakatan (Lapas) kelas II A Batam, menerima kartu BPJS Kesehatan atas pembiayaan Pemerintah Kota Batam. Penyerahan kartu perlindungan kesehatan itu dilakukan secara simbolis oleh Wakil Walikota Batam, Rudi, di Lapas Barelang, Sagulung, Kamis (26/3/2015). Ini adalah gelombang pertama penerima BPJS dari 411 warga binaan Lapas Batam yang diajukan. Sisanya akan menyusul diserahkan setelah pembuatan KTP dan Kartu Keluarga warga binaan rampung di Dinas Kependudukan Kota Batam. Kepada warga binaan penerima kartu BPJS, Wakil Walikota Batam Rudi SE mengatakan, kartu BPJS tersebut dapat digunakan di setiap rumah sakit dan klinik, baik saat masih berada di Lapas maupun nantinya setelah bebas dan kembali ke kampung halaman. “Kartu BPJS ini bisa dipakai di rumah sakit mana saja karena sistemnya sudah online. Jadi, sewaktu-waktu kalian pulang ke kampung halaman nantinya, kartu ini masih dapat dipakai di rumah

Warga Binaan Lapas Barelang Terima Kartu BPJS
RiauKepri.com, BATAM – Sebanyak 95 warga binaan lembaga pemasyarakatan (Lapas) kelas II A Batam, menerima kartu BPJS Kesehatan atas pembiayaan Pemerintah Kota Batam. Penyerahan kartu perlindungan kesehatan itu dilakukan secara simbolis oleh Wakil Walikota Batam, Rudi, di Lapas Barelang, Sagulung, Kamis (26/3/2015). Ini adalah gelombang pertama penerima BPJS dari 411 warga binaan Lapas Batam yang diajukan. Sisanya akan menyusul diserahkan setelah pembuatan KTP dan Kartu Keluarga warga binaan rampung di Dinas Kependudukan Kota Batam. Kepada warga binaan penerima kartu BPJS, Wakil Walikota Batam Rudi SE mengatakan, kartu BPJS tersebut dapat digunakan di setiap rumah sakit dan klinik, baik saat masih berada di Lapas maupun nantinya setelah bebas dan kembali ke kampung halaman. “Kartu BPJS ini bisa dipakai di rumah sakit mana saja karena sistemnya sudah online. Jadi, sewaktu-waktu kalian pulang ke kampung halaman nantinya, kartu ini masih dapat dipakai di rumah sakit yang ada di kampung,” kata Rudi. Untuk warga binaan yang belum mendapatkan kartu BPJS, Rudi memerintahkan kepada Disduk agar dibantu mengurus kelengkapan dokumen seperti KTP dan KK-nya. “Sebenarnya ada 411 yang diajukan, tapi hari ini baru 95 yang sudah bisa diserahkan. Sisanya nanti tolong Disduk agar dibantu mengurus kelengkapan KTP dan KK-nya, supaya semuanya bisa mendapatkan kartu BPJS ini,” kata Rudi. Sementara itu, menurut Kepala Lapas kelas II A Barelang, Farhan Hidayat, banyak warga binaan saat masuk ke Lapas memang tidak memiliki KTP dan KK. Hal itu yang membuat pengurusan BPJS-nya menjadi terhambat. Namun demikian, kata Farhan, sepanjang masih berada di Lapas, semua warga binaan tetap dapat berobat di klinik Lapas dan di RSUD Embung Fatimah, meski tanpa kartu BPJS. “Di Lapas ini memang kebanyakan warga binaan tidak memiliki KTP dan KK. Tapi bagi mereka yang belum menerima kartu BPJS, mereka tetap dapat berobat seperti biasa di RSUD Embung Fatimah secara gratis, setelah mendapat rujukan dari klinik di lapas,” jelas Farhan.(pln) Sumber : riaukepri.com

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0