Warga Binaan Lapas Cibinong Sulap Sampah Plastik Jadi Peluang Ekonomi
Cibinong, INFO_PAS - Sampah plastik yang selama ini kerap dipandang sebagai limbah tak bernilai, kini justru menjadi sumber peluang ekonomi di balik tembok Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Cibinong. Melalui program pembinaan kemandirian, Warga Binaan dilibatkan secara aktif dalam pengolahan dan daur ulang sampah plastik yang dilaksanakan di Kebun Inovasi Lapas Cibinong.
Program ini merupakan upaya Lapas Cibinong dalam memberikan pembinaan yang tidak hanya bersifat pembentukan karakter, tetapi juga membekali Warga Binaan dengan keterampilan praktis yang dapat dimanfaatkan ketika mereka kembali ke tengah masyarakat. Dalam pelaksanaannya, Warga Binaan terlebih dahulu melakukan proses pemilahan sampah plastik berdasarkan jenisnya. Tahapan ini menjadi langkah penting agar proses pengolahan berjalan optimal dan menghasilkan bahan daur ulang berkualitas.
Kepala Seksi Pembinaan Narapidana/Anak Didik, Nu'man Fauzi, selaku penanggung jawab kegiatan daur ulang sampah plastik menjelaskan kegiatan tersebut dilakukan melalui beberapa tahapan teknis yang melibatkan langsung Warga Binaan. “Pertama, Warga Binaan melakukan pemilahan sampah plastik sesuai jenisnya. Setelah itu, plastik dimasukkan ke mesin pencacah hingga menjadi serpihan kecil. Serpihan tersebut kemudian dicuci untuk menghilangkan kotoran, lalu dikeringkan agar kualitasnya tetap baik sebelum dimasukkan ke karung dan ditimbang untuk disalurkan kepada pihak ketiga yang bekerja sama dengan Lapas,” jelasnya, Senin (16/3).
Hasil dari proses pengolahan tersebut berupa serpihan plastik yang telah bersih dan kering kemudian dikemas dalam karung dan ditimbang sesuai jumlahnya. Selanjutnya, hasil daur ulang tersebut dijual kepada pihak ketiga yang telah menjalin kerja sama dengan Lapas Cibinong. Kerja sama ini menjadi salah satu upaya untuk memastikan hasil kegiatan pembinaan memiliki nilai ekonomi sekaligus memberikan pengalaman nyata bagi Warga Binaan dalam proses produksi hingga distribusi.
Salah satu Warga Binaan berinisial HR senang dapat terlibat dalam program pembinaan ini. Menurutnya, kegiatan daur ulang sampah plastik memberikan pengalaman baru sekaligus menambah keterampilan yang bermanfaat.
“Kami merasa senang karena di sini tidak hanya menjalani masa pembinaan, tetapi juga diajarkan keterampilan yang bisa berguna nanti ketika kembali ke masyarakat. Dari kegiatan ini kami belajar bagaimana mengolah sampah plastik hingga memiliki nilai ekonomi,” ungkap HR.
Di kesempatan berbeda, Kepala Lapas Cibinong, Wisnu Hani Putranto, menegaskan program ini merupakan salah satu inovasi pembinaan yang dikembangkan guna menciptakan kegiatan produktif dan berdampak nyata. “Kami ingin menghadirkan pembinaan bermanfaat. Selain mendukung upaya pelestarian lingkungan, kegiatan ini juga memberikan keterampilan bagi Warga Binaan dan menumbuhkan semangat produktif agar mereka memiliki kesiapan untuk kembali berkontribusi di masyarakat,” ungkapnya.
Melalui program ini, sampah plastik yang sebelumnya tidak memiliki nilai kini memberikan manfaat ekonomi sekaligus menjadi sarana pembelajaran bagi Warga Binaan. Selain membantu mengurangi dampak limbah plastik terhadap lingkungan Lapas, kegiatan ini juga diharapkan menumbuhkan semangat kemandirian dan membuka peluang masa depan yang lebih baik bagi Warga Binaan. (IR)
Kontributor: Lapas Cibinong
What's Your Reaction?


