Warga Binaan Lapas Geser Olah Kelapa Lokal Jadi VCO Premium, Siap Beraing di Pasar UMKM

Warga Binaan Lapas Geser Olah Kelapa Lokal Jadi VCO Premium, Siap Beraing di Pasar UMKM

Geser, INFO_PAS - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Geser sukses lakukan uji coba produksi Virgin Coconut Oil (VCO) berkualitas dengan memanfaatkan melimpahnya komoditas kelapa lokal, Jumat (22/5). Produk dengan berbagai fungsi hasil karya Warga Binaan ini kini siap bersaing di pasar Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah.

Staf pembinaan, Alfin Iksan Ramadhan, mengatakan, pemanfaatan buah kelapa umumnya terbatas pada pembuatan kopra atau minyak goreng tradisional bernilai jual rendah. Melihat peluang tersebut, subseksi pembinaan mengambil langkah cerdas guna menginisiasi pengolahan kelapa lokal menjadi VCO untuk meningkatkan nilai ekonomis sekaligus membekali Warga  Binaan dengan keterampilan kerja.

“VCO yang tengah kami produksi memiliki permintaan pasar yang tinggi untuk berbagai kebutuhan industri, mulai dari pangan, kesehatan, hingga kosmetik. Tingginya permintaan ini disebabkan kandungan asam laurat di dalamnya yang kaya akan khasiat bagi tubuh. Dari hasil uji coba yang kami lakukan, enam buah kelapa mampu menghasilkan 300 ml produk VCO berkualitas. Dengan hasil positif ini, kami siap melangkah ke tahapan uji coba massal dan akan dikemas dalam beberapa ukuran untuk dipasarkan,” jelas Alfin.

Alfin menambahkan tahapan pembuatan VCO dilakukan melalui pembimbingan langsung petugas kepada Warga  Binaan. Proses ini meliputi pengolahan kelapa secara higienis, mulai dari pemilihan bahan baku, pemerasan santan, hingga teknik fermentasi tanpa pemanasan tinggi metode cold-press atau enzimatis.

“Melalui pembimbingan dan kerja sama ini, Warga Binaan bukan hanya dilatih untuk membangun kembali rasa percaya diri dan kedisiplinan, tetapi juga diajarkan etos kerja sama dan tanggung jawab,” ungkap Alfin.

Sementara itu, Kepala Lapas Geser, Nober Hasanda, mengatakan Lapas memiliki fungsi utama tidak hanya sebagai tempat menjalani hukuman, tetapi juga sebagai institusi yang merehabilitasi Warga Binaan menuju reintegrasi sosial yang berkelanjutan berdasarkan amanat Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2022 tentang Pemasyarakatan. "Warga Binaan berhak mendapatkan pembinaan kepribadian dan kemandirian agar memiliki bekal keahlian yang berguna. Mengingat tantangan ekonomi setelah bebas sering menjadi pemicu seseorang mengulangi tindak pidana, pembekalan keterampilan kerja yang prospektif sangat penting dilakukan sebagai bekal mereka saat kembali ke lingkungan masyarakat,” jelas ya.

Produksi VCO di Lapas Geser bukan sekadar kegiatan mengisi waktu luang, melainkan  instrumen pemberdayaan terhadap Warga Binaan. Keterampilan yang diperoleh diharapkan menjadi modal usaha mandiri atau bekal untuk mencari pekerjaan setelah Warga Binaan bebas dan kembali ke tengah masyarakat. (IR)

 

 

Kontributor: Lapas Geser

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0