Warga Binaan Lapas Tanjung Belajar Produksi Telur Asin, Bidik Jadi Peluang Usaha
Tanjung, INFO_PAS - Warga Binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tanjung antusias pelajari produksi telur asin sebagai bekal keterampilan usaha rumahan yang mudah dikembangkan dan bernilai ekonomi. Pelatihan tersebut digelar bersama mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) UIN Antasari Banjarmasin di area pembinaan Lapas Tanjung, Selasa (12/5).
Kegiatan itu menjadi bagian dari pembinaan kemandirian berbasis pangan yang diarahkan untuk tumbuhkan keterampilan produktif Warga Binaan selama jalani masa pembinaan. Dalam pelatihan tersebut, peserta pelajari tahapan pembuatan telur asin mulai dari pemilihan telur, teknik pengasinan, proses penyimpanan, hingga telur siap dipasarkan.
Kepala Subseksi Kegiatan Kerja Lapas Tanjung, Hairuddin, mengatakan pelatihan tersebut sejalan dengan program akselerasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan dalam memperkuat kemandirian pangan di lingkungan Pemasyarakatan.
“Pelatihan ini bukan sekadar mengajarkan keterampilan, tetapi juga membangun pola pikir produktif Warga Binaan agar mampu mengelola potensi pangan sederhana menjadi produk bernilai ekonomi,” ujar Hairuddin.
Menurutnya, keterampilan seperti pembuatan telur asin memiliki peluang untuk dikembangkan menjadi usaha mandiri setelah Warga Binaan kembali ke tengah masyarakat.
Mahasiswa KKN UIN Antasari Banjarmasin, Lisda, menyebut antusiasme Warga Binaan tinggi selama pelatihan berlangsung. Peserta aktif bertanya terkait teknik produksi hingga peluang pemasaran produk.
“Kami melihat Warga Binaan sangat semangat belajar. Mereka cepat memahami proses pembuatan telur asin dan tertarik mengetahui bagaimana produk ini bisa menjadi peluang usaha,” ungkap Lisda.
Salah seorang Warga Binaan, Jupri, mengaku pelatihan tersebut memberinya pengalaman dan keterampilan baru bermanfaat. “Ilmu ini sangat bermanfaat bagi kami karena prosesnya tidak terlalu sulit dan bisa jadi usaha rumahan yang menjanjikan,” tuturnya.
Pelatihan berlangsung interaktif dengan praktik langsung pembuatan telur asin bersama mahasiswa dan petugas pembinaan. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi sarana membangun semangat produktif Warga Binaan melalui keterampilan sederhana yang dekat dengan kebutuhan masyarakat sehari-hari. (afn)
Kontributor: Humas Lapas Tanjung
What's Your Reaction?


