Warga Binaan Lapas Tanjung Perkuat Iman dan Karakter lewat Ibadah Rohani Kristen
Tanjung, INFO_PAS – Alunan pujian dan doa mengisi ruang pembinaan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tanjung saat dua Warga Binaan bersama peserta magang mengikuti ibadah rohani Kristen dengan penuh kekhusyukan, Kamis (18/6). Ibadah tersebut merupakan program pembinaan kepribadian yang secara rutin difasilitasi Lapas Tanjung untuk membentuk karakter positif dan memperkuat nilai spiritual Warga Binaan selama menjalani masa pembinaan.
Melalui pembinaan kerohanian, Lapas Tanjung terus berupaya memberikan ruang bagi Warga Binaan untuk meningkatkan kualitas keimanan sesuai agama dan keyakinan masing-masing. Pendekatan ini menjadi salah satu sarana penting dalam mendukung proses perubahan perilaku dan pembentukan pribadi yang lebih baik.
Staf pembinaan, Boni, menjelaskan pembinaan kerohanian memiliki peran penting dalam proses pembinaan secara menyeluruh. Kegiatan keagamaan mampu membantu Warga Binaan menjaga semangat dan membangun pola pikir yang positif.
“Kami ingin memastikan setiap Warga Binaan memperoleh kesempatan untuk memperdalam nilai-nilai keagamaan sehingga mereka menjalani masa pembinaan dengan lebih baik dan penuh harapan,” ujar Boni.
Dalam kesempatan tersebut, Pendeta Chrissel menyampaikan pesan tentang pentingnya rasa syukur, pengampunan, dan keteguhan iman dalam menghadapi setiap proses kehidupan. Ia mengajak para peserta untuk menjadikan masa pembinaan sebagai momentum memperbaiki diri.
“Setiap orang memiliki kesempatan untuk berubah menjadi lebih baik. Melalui iman, kita belajar menerima keadaan, memperkuat hati, dan mempersiapkan masa depan yang lebih baik,” tutur Pendeta Chrissel.
Salah seorang Warga Binaan, Rudiyat, bersyukur dapat mengikuti ibadah yang rutin diselenggarakan Lapas Tanjung. Kegiatan tersebut memberikan ketenangan dan motivasi untuk terus memperbaiki diri.
“Ibadah seperti ini membuat saya lebih tenang dan makin yakin untuk menjalani pembinaan dengan sungguh-sungguh. Saya belajar untuk tetap bersyukur dan tidak kehilangan harapan,” ungkap Rudiyat,
Melalui pembinaan kerohanian berkelanjutan, Lapas Tanjung berkomitmen menciptakan lingkungan pembinaan yang mendukung pembentukan karakter, peningkatan spiritualitas, serta kesiapan Warga Binaan untuk kembali menjadi pribadi yang lebih baik dan bermanfaat di tengah masyarakat setelah menyelesaikan masa pidananya. (IR)
Kontributor: Lapas Tanjung
What's Your Reaction?


