Warga Binaan Lapas Wahai Panen Tomat Segar, Dorong Kemandirian Pangan

Warga Binaan Lapas Wahai Panen Tomat Segar, Dorong Kemandirian Pangan

Wahai, INFO_PAS - Warga Binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Wahai panen sembilan kilogram tomat segar hasil pembinaan di area kebun perumahan dinas Lapas, Selasa (13/1). Kegiatan ini menjadi bagian dari program pembinaan kemandirian sekaligus mendukung 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Tahun 2026.

Panen tomat melibatkan Warga Binaan yang mengikuti program kerja pertanian di bawah bimbingan petugas pembinaan. Proses pembinaan dilakukan secara berkelanjutan, mulai dari pengolahan lahan, perawatan tanaman, hingga masa panen. Hasil panen selanjutnya dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan pangan internal Lapas Wahai.

Kepala Lapas Wahai, Tersih Victor Noya, menyampaikan panen merupakan hasil dari pembinaan yang dijalankan secara konsisten. “Panen tomat ini adalah bukti bahwa pembinaan kemandirian yang kami jalankan berjalan dengan baik. Selain mendukung ketahanan pangan, Warga Binaan juga memperoleh keterampilan dan pengalaman kerja sebagai bekal setelah selesai menjalani masa pidana,” ujarnya.

Senada, Kepala Subseksi Pembinaan Lapas Wahai, Merpaty S. Mouw, menjelaskan pemanfaatan lahan di area perumahan dinas menjadi bagian dari optimalisasi sarana pembinaan. “Kegiatan pertanian ini melatih Warga Binaan untuk bekerja disiplin, bertanggung jawab, dan produktif. Kami terus mendorong agar lahan yang tersedia dimanfaatkan secara maksimal untuk kegiatan pembinaan,” jelasnya.

Di tempat terpisah, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Maluku, Ricky Dwi Biantoro, memberikan apresiasi atas pelaksanaan panen tomat di Lapas Wahai. “Kegiatan panen tomat di Lapas Wahai merupakan langkah konkret dalam mendukung program ketahanan pangan di lingkungan Pemasyarakatan. Saya mengapresiasi jajaran Lapas Wahai yang konsisten menjalankan pembinaan kemandirian secara produktif,” tegasnya.

Melalui panen tomat ini, Lapas Wahai terus mendorong pembinaan kemandirian yang tidak hanya memberi manfaat langsung bagi kebutuhan internal, tetapi juga membekali Warga Binaan dengan keterampilan kerja yang berguna ketika kembali ke masyarakat. (afn)

 

Kontributor: Humas Lapas Wahai

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0