Warga Binaan Nasrani Lapas Tabanan Temukan Damai dan Pengharapan lewat Kebaktian
Tabanan, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tabanan laksanakan ibadah kebaktian bagi Warga Binaan Nasrani sebagai sarana pembinaan mental dan spiritual guna memperkuat iman, serta membentuk pribadi yang lebih baik, Selasa (19/5). Kegiatan ini menjadi ruang refleksi dan penguatan batin bagi Warga Binaan dalam menjalani proses pembinaan di lingkungan Lapas.
Kepala Seksi Bimbingan Narapidana/Anak Pidana dan Kegiatan Kerja, Fatkhur Rokhman, menyampaikan ibadah menjadi bagian penting dalam proses pembinaan kepribadian bagi Warga Binaan. “Kami berharap Warga Binaan makin dekat dengan sang pencipta, memiliki mindset sebagai pribadi yang taat beribadah, serta siap menjalani reintegrasi sosial agar kelak dapat diterima kembali dan berinteraksi secara sehat dengan masyarakat,” harapnya.
Bertempat di Aula Serbaguna, ibadah dipandu oleh Pendeta Ni Luh Mariani dari Yayasan Tabur Tuai Bali bersama Warga Binaan Nasrani. Ibadah diisi dengan puji-pujian, penyampaian firman tuhan, serta doa bersama yang bertujuan menghadirkan ketenangan batin, menumbuhkan kesadaran untuk memperbaiki diri, dan memperkuat fondasi spiritual bagi kehidupan yang lebih baik ke depannya.
Pendeta Ni menyebut ibadah memiliki peran penting dalam pemulihan mental, emosional, dan pembentukan karakter moral Warga Binaan. “Ibadah menjadi sarana pemulihan mental dan emosional agar Warga Binaan terhindar dari stres. Selain itu, nilai-nilai moral yang ditanamkan diharapkan menjadi fondasi agar mereka tidak mengulangi kesalahan di masa depan,” ungkapnya.
Salah satu Warga Binaan, Yoseph, merasakan ketenangan dan kedamaian setelah mengikuti ibadah kebaktian bersama. “Setelah mengikuti ibadah, saya merasa lebih tenang dan damai. Bagi kami, ibadah juga menjadi ruang untuk berbagi pengakuan, merenungkan kelemahan dan kesalahan, serta mendekatkan diri kepada tuhan,” ujarnya.
Bagi Lapas Tabanan, pembinaan tidak hanya menyentuh aspek keterampilan dan kedisiplinan, tetapi juga menyentuh ruang batin tempat seseorang membangun kesadaran untuk berubah. Ketika mental diperkuat dan spiritual ditumbuhkan, maka harapan untuk menjadi pribadi yang lebih baik akan tumbuh bersama proses pembinaan yang dijalani. (IR)
Kontributor: Lapas Tabanan
What's Your Reaction?


