41 Bungkus Pupuk AB Mix Racikan Klien Bapas Jambi Ludes Terjual di CFD Tugu Keris Siginjai
Jambi, INFO_PAS - Upaya pemberdayaan Klien Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I Jambi kembali membuahkan hasil membanggakan. Sebanyak 41 bungkus Pupuk AB Mix racikan Klien Bapas Jambi berhasil terjual habis saat dipasarkan melalui stan bazar Bapas Jambi di area Car Free Day (CFD) Tugu Keris Siginjai, Minggu (16/11) dalam memperingati Hari Bakti Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Ke-1.
Produk nutrisi hidroponik tersebut merupakan hasil praktik langsung dari pelatihan hidroponik sistem Deep Water Culture yang diselenggarakan Bapas Jambi bekerja sama dengan Dinara Hidroponik Farm sejak November 2025. Dalam pelatihan ini, Klien diajarkan keterampilan lengkap mulai dari memahami unsur hara makro-mikro, meracik larutan AB Mix, melakukan pengemasan, hingga mempelajari strategi pemasaran dasar.
Antusiasme masyarakat di area CFD membuat seluruh produk yang dipamerkan habis terjual dalam waktu singkat. Hal ini menunjukkan racikan pupuk hidroponik buatan Klien Bapas berhasil memenuhi standar kualitas dan diminati para pecinta hidroponik maupun masyarakat umum.
Kepala Subseksi Bimbingan Kerja dan Bimbingan Klien Dewasa, Ade Malneda Putra, menyampaikan apresiasinya atas pencapaian tersebut. “Penjualan ludes 41 bungkus AB Mix ini menjadi bukti keterampilan yang diberikan dalam pelatihan memang memberikan dampak langsung. Klien bisa melihat apa yang mereka produksi bernilai dan diterima masyarakat,” ucapnya.
Perwakilan Dinara Hidroponik Farm, Ilham, juga mengapresiasi semangat belajar para Klien. “Ini hasil yang sangat baik. Ketika Klien mampu memproduksi pupuk yang layak jual dan melihat pasar merespon positif, mereka mendapat kepercayaan diri untuk memulai usaha mandiri ke depannya,” jelasnya.
Salah satu Klien peserta pelatihan, Mus, turut mengungkapkan rasa bangganya. “Senang sekali, hasil racikan kami terjual semua. Ini membuat kami yakin bahwa kami juga bisa punya usaha,” katanya.
Sementara itu, Kepala Bapas Jambi, Dwi Santosa, menambahkan keberhasilan ini merupakan salah satu indikator keberhasilan pembimbingan kemandirian. “Penjualan ini tidak hanya sekadar transaksi, tetapi simbol dari proses perubahan. Klien memperoleh keahlian, bekerja secara produktif, dan melihat hasil nyata. Ini yang ingin kita bangun dalam pembimbingan di Bapas,” ungkapnya.
Penjualan produk ini juga menjadi sarana promosi positif bagi kegiatan pembinaan Klien Bapas Jambi dan membuka peluang pengembangan usaha hidroponik sebagai unit kemandirian baru di lingkungan Pemasyarakatan. (IR)
Kontributor: Bapas Jambi
What's Your Reaction?


