Wujudkan Pembinaan Kemandirian, Rutan Tanjung Panen 100 Ikat Sawi
Tanjung, INFO_PAS - Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Tanjung laksanakan panen hasil pertanian berupa 100 ikat sawi dari kebun Sarana Asimilasi dan Edukasi, Senin (20/4). Kegiatan ini menjadi wujud nyata pemanfaatan lahan terbatas secara produktif sekaligus mendukung ketahanan pangan di lingkungan Rutan.
Panen tersebut melibatkan langsung Warga Binaan yang sebelumnya telah mendapatkan pembinaan dan pelatihan di bidang pertanian. Dengan pendampingan petugas, mereka terlibat aktif sejak tahap pengolahan lahan, penanaman, perawatan, hingga masa panen sehingga seluruh proses berjalan terarah dan berkelanjutan.
Salah satu petugas Rutan Tanjung, Galang Tresno Prakoso, menyampaikan panen ini merupakan komitmen dalam menghadirkan pembinaan yang berdampak nyata bagi Warga Binaan. Hasil panen tidak hanya bernilai secara produktif, tetapi juga menjadi indikator keberhasilan pembinaan yang telah dilaksanakan secara berkelanjutan.
“Hasil panen ini diharapkan dimanfaatkan untuk mendukung kebutuhan internal Rutan sekaligus menjadi motivasi bagi Warga Binaan untuk terus aktif dan bersemangat dalam mengikuti kegiatan pembinaan. Dengan pembinaan yang tepat, Warga Binaan mampu menghasilkan sesuatu yang bermanfaat,” ujar Galang.
Acan, salah satu Warga Binaan, mengungkapkan program pembinaan ini memberikan pengalaman berharga yang belum pernah ia rasakan sebelumnya. Kegiatan ini menjadi ruang positif untuk belajar sekaligus memperbaiki diri selama menjalani masa pembinaan.
“Awalnya saya tidak tahu sama sekali tentang bertani, tapi di sini kami diajarkan dari awal sampai panen. Rasanya bangga bisa lihat hasilnya. Kegiatan ini juga bikin kami lebih semangat menjalani hari dan merasa punya harapan untuk jadi lebih baik ke depannya,” ungkap Acan.
Kegiatan ini mendukung Program 15 Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan yang berfokus pada kemandirian pangan melalui pengembangan sektor pertanian, perikanan, dan peternakan di Lapas dan Rutan dengan memanfaatkan lahan yang belum produktif. Melalui kegiatan ini, Warga Binaan tidak hanya memperoleh keterampilan praktis di bidang pertanian, tetapi juga ditanamkan nilai-nilai kerja keras, kedisiplinan, serta tanggung jawab. Ke depan, Rutan Tanjung akan terus mengembangkan program pembinaan berbasis kemandirian dengan memanfaatkan potensi yang ada secara optimal. (IR)
Kontributor: Rutan Tanjung
What's Your Reaction?


