80 Warga Binaan Lapas Tahuna Dapat Bekal Pelatihan Kemandirian Hortikultura

80 Warga Binaan Lapas Tahuna Dapat Bekal Pelatihan Kemandirian Hortikultura

Tahuna, INFO_PAS - Sebanyak 80 Warga Binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tahuna dapat bekal pelatihan pembinaan kemandirian hortikultura budidaya tanaman sayur, Selasa (26/8). Bertempat di aula Lapas, kali ini, Lapas Tahuna bekerja sama dengan Dinas Pertanian Daerah Kabupaten Kepulauan Sangihe untuk memberikan pelatihan kemandirian pertanian kepada Warga Binaan.

Kepala Lapas Tahuna, Iskandar Djamil, menyambut baik kegiatan pelatihan ini. "Pelatihan kemandirian pertanian ini merupakan kegiatan yang mulia karena dapat menyediakan pangan untuk masyarakat serta menjadi sumber penghasilan dan menambah potensi keahlian teman-teman Warga Binaan yang mengikuti," ungkapnya.

Iskandar berpesan agar Warga Binaan mengikuti pelatihan ini dengan sungguh-sungguh dan serap ilmu yang diberikan supaya menambah manfaat. Bukan hanya untuk diri sendiri, tetapi juga untuk orang lain.

"Manfaatkan waktu yang ada dan ikutilah dengan benar setiap program pembinaan di Lapas selama menjalani masa pidana karena keaktifan mengikuti keigatan pembinaan akan berdampak positif bagi kehidupan masing-masing," pesan Iskandar.

Usai pembukaan, peserta mendapat materi hortikultura dari Kepala Bidang Penyuluhan Dinas Pertanian Daerah Kabupaten Kepulauan Sangihe, Febrianti Julianti Padang. Dalam pemberian materi ini, Warga Binaan diberikan kiat-kiat tentang pertanian dengan metode hidroponik, pembuatan media tanaman, perawatan, panen hasil, hingga pengemasan.

"Kami sangat senang bisa terlibat dalam pelatihan ini. Tentunya, harapan kami Warga Binaan bisa mengikuti dengan baik. Kami sangat mendukung program pembinaan dari Lapas Tahuna untuk membangun hidup Warga Binaan menjadi lebih prodfuktif," ujar Febrianti.

Apalagi, pelatihan hortikultura ini juga mendukung salah satu program Presiden RI, yaitu ketahanan pangan. “Adanya pelatihan ini bisa menyediakan pangan, baik untuk dapur Lapas sendiri maupun masyarakat sekitar yang ada," tambah Febrianti.

Salah satu Warga Binaan binisial GK antusias dan senang bisa mengikuti program pembinaan kemandirian ini. "Ini pertama kali saya mengikuti program pembinaan kemandirian di Lapas. Senang bisa mendapatkan hal-hal positif baru yang bisa membekali diri meskipun ada di dalam Lapas," ungkapnya.

Kegiatan ini berjalan dengan baik dan lancar. Seluruh Warga Binaan pun antusias mengikuti pelatihan kemandirian ini. (IR)

 

 

Kontributor: Lapas Tahuna

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0