Agroedupark Lapas Pangkalpinang Kembangkan Budidaya Nila Produktif
Pangkalpinang, INFO_PAS – Agroedupark Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pangkalpinang terus dikembangkan sebagai ruang pembinaan yang produktif melalui budidaya ikan nila. Bertempat di kolam berukuran 10 x 15 meter, pemeliharaan sekitar 1.000 ekor benih nila merah dan nila hitam terus dilakukan bersama Warga Binaan dan peserta magang, Kamis (3/9).
Kepala Lapas Pangkalpinang, Febie Dwi Hartanto, mengatakan budidaya nila jadi upaya optimalkan Agroedupark sebagai sarana pembinaan kemandirian sekaligus dukung ketahanan pangan. Kegiatan ini juga diharapkan bekali Warga Binaan dengan keterampilan yang bermanfaat sebagai bekal kembali ke masyarakat.
“Agroedupark menjadi ruang pembelajaran bagi Warga Binaan untuk mengembangkan keterampilan, kedisiplinan, tanggung jawab, serta kegiatan produktif dan berkelanjutan,” ujar Febie.
Sementara itu, petugas kegiatan kerja, Edi Kurniawan, menjelaskan benih nila yang ditebar saat berusia 30 hari kini telah mencapai ukuran 8–10 cm. Pemeliharaan dilakukan secara rutin, sementara eceng gondok dimanfaatkan secara terbatas sebagai pendukung ekosistem kolam.
“Pemantauan pertumbuhan ikan dan kondisi lingkungan terus kami lakukan agar budidaya berjalan optimal serta keseimbangan ekosistem kolam tetap terjaga,” jelas Edi.
Dua Warga Binaan turut terlibat dalam kegiatan pemeliharaan bersama peserta magang, salah satunya lulusan Manajemen Sumber Daya Perairan Universitas Bangka Belitung, Amanda Puspa Nasir. Amanda memberikan pendampingan teknis, khususnya dalam memantau pertumbuhan ikan dan kondisi lingkungan perairan.
“Budidaya nila membutuhkan perhatian terhadap kualitas air, pemberian pakan, kepadatan ikan, serta pertumbuhan secara berkala. Dengan pemantauan yang konsisten, ikan dapat tumbuh dengan baik dan hasil budidayanya diharapkan semakin optimal,” ungkap Amanda.
Budidaya nila di Lapas Pangkalpinang ditargetkan mencapai ukuran konsumsi dalam beberapa bulan ke depan sebagai bagian dari pembinaan keterampilan dan kegiatan produktif yang berkelanjutan. (afn)
Kontributor: Humas Lapas Pangkalpinang
What's Your Reaction?


