Aksi Kemerdekaan, Lapas Wahai bersama Warga Binaan Bersihkan Parit SDN 181

Aksi Kemerdekaan, Lapas Wahai bersama Warga Binaan Bersihkan Parit SDN 181

Wahai, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Wahai gelar aksi sosial dengan membersihkan parit dan lingkungan Sekolah Dasar Negeri (SDN) 181 Maluku Tengah (Malteng), Kamis (13/8). Kegiatan tersebut dilakukan untuk ciptakan lingkungan sekolah yang sehat serta cegah genangan air dan potensi sarang penyakit jelang musim hujan.

Aksi gotong royong libatkan Petugas Lapas Wahai, peserta MagangHub, dan sejumlah Warga Binaan yang jalani program asimilasi. Kehadiran mereka disambut pihak sekolah, mengingat keterbatasan tenaga di SDN 181 Malteng yang hanya memiliki satu guru laki-laki. Kondisi tersebut membuat pembersihan parit di sepanjang lingkungan sekolah cukup berat jika dilakukan oleh tenaga internal sekolah.

Kepala Lapas Wahai, Tersih Victor Noya, turun langsung memimpin kegiatan. Ia menilai keterlibatan Lapas dalam kegiatan sosial menjadi bagian dari kepedulian terhadap lingkungan sekitar, termasuk lembaga pendidikan.

"Kami ingin hadir dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat sekitar, termasuk fasilitas pendidikan seperti SDN 181. Keterbatasan jumlah guru laki-laki di sekolah ini menjadi panggilan bagi kami untuk mengerahkan Petugas dan Warga Binaan membantu pembersihan lingkungan agar anak-anak bisa belajar dengan nyaman," ungkap Tersih.

Kepala SDN 181, Marlina Amanukuani, menyampaikan apresiasi atas bantuan jajaran Lapas Wahai. Menurutnya, keterlibatan Petugas dan Warga Binaan meringankan pekerjaan pembersihan lingkungan sekolah.

"Kami sangat bersyukur dan berterima kasih atas kepedulian Lapas Wahai bagi kami. Bantuan dari Petugas dan Warga Binaan sangat meringankan beban kami, sehingga lingkungan sekolah kini menjadi jauh lebih bersih dan nyaman bagi anak-anak," ucap Marlina.

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Maluku, Ricky Dwi Biantoro, turut mengapresiasi kegiatan tersebut. Ia menilai aksi sosial Lapas Wahai tunjukkan peran Pemasyarakatan memberi manfaat bagi masyarakat.

"Langkah nyata yang dilakukan Lapas Wahai adalah bukti bahwa Pemasyarakatan tidak hanya berfokus pada pembinaan di dalam tembok Lapas, tetapi juga berdampak positif secara langsung bagi masyarakat luas. Ini adalah wujud proses reintegrasi sosial yang sangat baik bagi para Warga Binaan," tegas Ricky.

Kegiatan ini sekaligus jadi sarana memperkuat kepedulian sosial dan hubungan Lapas dengan masyarakat sekitar. (afn)

 

Kontributor: Humas Lapas Wahai

 

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0