Belajar Make Up dan Hair Cut, Beauty Class Perkuat Bekal Kemandirian Warga Binaan Rutan Perempuan Surabaya

Belajar Make Up dan Hair Cut, Beauty Class Perkuat Bekal Kemandirian Warga Binaan Rutan Perempuan Surabaya

Sidoarjo, INFO_PAS – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Perempuan Kelas IIA Surabaya terus hadirkan program pembinaan yang membekali Warga Binaan dengan keterampilan praktis sebagai bekal setelah kembali ke masyarakat. Salah satu upaya tersebut dilakukan melalui Beauty Class di Aula Malahayati pada Rabu (15/7) dengan menghadirkan materi make up dari Wedding Azzahra17 dan pelatihan hair cut bersama DPC Tiara Kusuma Sidoarjo.

Kepala Subseksi Bimbingan Kegiatan, Comi Hendariswati, mengatakan Beauty Class merupakan pembinaan kemandirian yang bertujuan meningkatkan kompetensi Warga Binaan melalui keterampilan yang memiliki nilai ekonomis. "Kami terus berupaya menghadirkan pembinaan yang tidak hanya mengisi waktu selama menjalani masa pidana, tetapi juga memberikan keterampilan yang dapat dimanfaatkan setelah kembali ke masyarakat. Melalui Beauty Class, kami berharap Warga Binaan memiliki bekal yang bisa dikembangkan menjadi peluang usaha maupun sumber penghasilan di kemudian hari," harapnya.

Pemateri dari Wedding Azzahra17, Luluk Agustiningsih, senang berbagi pengetahuan kepada Warga Binaan. Menurutnya, keterampilan tata rias merupakan kemampuan yang dapat dipelajari oleh siapa saja selama memiliki kemauan untuk terus berlatih.

"Kami ingin berbagi pengalaman sekaligus memberikan semangat kepada Warga Binaan bahwa setiap orang memiliki kesempatan untuk mengembangkan diri. Semoga ilmu make up yang diberikan hari ini dapat menjadi awal bagi mereka untuk terus belajar dan berkarya," harap Luluk.

Sementara itu, Ketua DPC Tiara Kusuma Sidoarjo, Pudji Yudha Rimbani, menyampaikan kemampuan memotong rambut merupakan salah satu keterampilan yang memiliki prospek cukup baik karena selalu dibutuhkan oleh masyarakat. "Kami berharap pelatihan ini menumbuhkan minat dan rasa percaya diri Warga Binaan untuk terus mengasah kemampuan di bidang hair cut. Jika terus dilatih, keterampilan ini dapat menjadi bekal yang bermanfaat ketika mereka kembali ke tengah masyarakat," harapnya.

Warga Binaan tampak antusias mengikuti setiap sesi pelatihan. Mereka tidak hanya memperoleh materi mengenai teknik dasar tata rias dan potong rambut, tetapi juga berkesempatan mempraktikkan langsung ilmu yang diberikan oleh para instruktur. Suasana pelatihan berlangsung interaktif dengan pendampingan dari para praktisi di bidang kecantikan.

Salah seorang Warga Binaan berinisial R mendapatkan pengalaman baru dari kegiatan tersebut. Baginya, Beauty Class menjadi kesempatan berharga untuk mempelajari keterampilan yang sebelumnya belum pernah ia kuasai.

"Selain belajar make up dan mengenal teknik dasar potong rambut. Ilmu ini sangat bermanfaat dan membuat saya makin termotivasi untuk memiliki keterampilan yang nantinya bisa digunakan setelah bebas," ungkap R.

Beauty Class menjadi salah satu wujud komitmen Rutan Perempuan Surabaya dalam menghadirkan pembinaan produktif, aplikatif, dan berorientasi pada kemandirian. Melalui kolaborasi dengan para praktisi dan organisasi profesi, Warga Binaan memperoleh kesempatan untuk mengembangkan kemampuan yang diharapkan menjadi bekal dalam membangun kehidupan yang lebih mandiri setelah menyelesaikan masa pembinaannya. (IR)

 

 

Kontributor: Rutan Perempuan Surabaya

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0