Meski Tinggal di Rutan, Dua Anak Bawaan Warga Binaan Rutan Perempuan Surabaya Tetap Rutin Ikut Posyandu

Meski Tinggal di Rutan, Dua Anak Bawaan Warga Binaan Rutan Perempuan Surabaya Tetap Rutin Ikut Posyandu

Sidoarjo, INFO_PAS – Tinggal bersama ibu di Rumah Tahanan Negara (Rutan) tidak menghalangi anak untuk memperoleh hak atas pelayanan kesehatan. Hal tersebut diwujudkan Rutan Perempuan Kelas IIA Surabaya dengan mengantarkan dua anak bawaan Warga Binaan mengikuti Posyandu di Balai Desa Kebonagung, Rabu (15/7).

Didampingi tenaga kesehatan Rutan, kedua anak mengikuti seluruh rangkaian pelayanan Posyandu yang meliputi penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan, dan pemberian imunisasi sesuai jadwal. Selama proses berlangsung, ibu dari kedua anak tetap berada di dalam Rutan, sementara pendampingan dilakukan sepenuhnya oleh petugas kesehatan.

Bidan Rutan Perempuan Surabaya, Anggraini, menjelaskan kegiatan tersebut merupakan pemantauan kesehatan dan tumbuh kembang anak yang dilakukan berkala. "Pada Posyandu kali ini, anak laki-laki mendapatkan imunisasi BCG dan Polio 1, sedangkan anak perempuan memperoleh imunisasi PCV 3. Selain itu, keduanya juga menjalani penimbangan berat badan dan pengukuran tinggi badan sebagai upaya memantau pertumbuhan serta memastikan perkembangan mereka berjalan sesuai usianya," terangnya.

Salah seorang Warga Binaan berinisial A bersyukur karena buah hatinya tetap mendapatkan pelayanan kesehatan meski dirinya sedang menjalani masa pembinaan di Rutan. "Saya merasa lega karena anak saya tetap bisa mengikuti Posyandu seperti anak-anak lainnya. Terima kasih kepada petugas yang selalu membantu dan memastikan kebutuhan kesehatan anak saya tetap terpenuhi," ungkapnya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Rutan Perempuan Surabaya, Widyawati, mengatakan anak yang tinggal bersama ibunya di Rutan tetap berhak memperoleh pelayanan kesehatan sebagaimana anak-anak di luar lingkungan Pemasyarakatan. "Pemenuhan hak perawatan dan kesehatan bagi anak menjadi perhatian kami. Karena itu, kami terus berkoordinasi dengan fasilitas kesehatan setempat agar anak bawaan Warga Binaan tetap memperoleh layanan kesehatan, mulai dari imunisasi hingga pemantauan tumbuh kembang secara rutin," tuturnya.

Pelaksanaan Posyandu ini menjadi bukti pelayanan di Rutan Perempuan Surabaya tidak hanya berorientasi pada pembinaan Warga Binaan, tetapi juga memperhatikan pemenuhan hak dasar anak yang tinggal bersama ibunya. Dengan pendampingan tenaga kesehatan dan sinergi bersama layanan kesehatan di wilayah sekitar, tumbuh kembang anak tetap dipantau berkala demi mendukung kesehatan mereka sejak usia dini. (IR)

 

 

Kontributor: Rutan Perempuan Surabaya

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0