Bamega Band Jadi Wadah Pembinaan Seni Musik Warga Binaan Lapas Kotabaru
Kotabaru, INFO_PAS — Seni musik menjadi salah satu media pembinaan yang dikembangkan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kotabaru. Melalui Bamega Band, Warga Binaan memperoleh ruang untuk mengembangkan bakat sekaligus belajar membangun disiplin, kerja sama, dan rasa percaya diri selama menjalani masa pembinaan.
Bamega Band dibentuk sebagai wadah bagi Warga Binaan yang memiliki minat di bidang musik. Dalam setiap sesi latihan, mereka didampingi langsung oleh petugas Lapas yang berperan sebagai pembina. Kebersamaan tersebut menciptakan suasana belajar positif di mana petugas dan Warga Binaan berkolaborasi mengembangkan kemampuan bermusik sekaligus memperkuat hubungan yang baik selama proses pembinaan.
Latihan dilakukan secara bertahap, mulai dari menyelaraskan permainan alat musik, melatih teknik vokal, hingga membangun kekompakan dalam membawakan sebuah lagu. Proses tersebut menjadi pembinaan yang mendorong Warga Binaan untuk memanfaatkan waktu dengan kegiatan yang bermanfaat dan produktif.
Kepala Lapas Kotabaru, Doni Handriansyah, mengatakan pembinaan tidak hanya berfokus pada keterampilan kerja, tetapi juga memberi ruang bagi Warga Binaan untuk mengembangkan potensi yang dimiliki. "Seni musik menjadi salah satu sarana pembinaan yang membangun rasa percaya diri, kedisiplinan, dan kerja sama. Kami berharap kemampuan yang dimiliki Warga Binaan terus berkembang sehingga menjadi bekal positif ketika mereka kembali ke tengah masyarakat," harapnya, Sabtu (11/7).
Salah seorang personel Bamega Band berinisial R senang dapat bergabung dalam kegiatan tersebut karena memberinya kesempatan untuk terus belajar. "Di sini kami bisa latihan bersama dan saling belajar. Kegiatan seperti ini membuat saya lebih semangat menjalani pembinaan," ungkapnya.
Bamega Band menjadi salah satu gambaran pembinaan di Lapas tidak hanya diarahkan pada pembentukan keterampilan kerja, tetapi juga pengembangan minat dan bakat. Dari setiap sesi latihan, Warga Binaan belajar menghargai proses, membangun kekompakan, dan memanfaatkan kemampuan yang dimiliki sebagai bekal untuk menjalani kehidupan yang lebih baik setelah bebas. (IR)
Kontributor: Lapas Kotabaru
What's Your Reaction?


