Lapas Banjarmasin Mulai Program Pendidikan Kesetaraan Tahun Ajaran Baru bersama PKBM Azzahra

Lapas Banjarmasin Mulai Program Pendidikan Kesetaraan Tahun Ajaran Baru bersama PKBM Azzahra

Banjarmasin, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banjarmasin mulai program pendidikan kesetaraan tahun ajaran 2026/2027 bekerja sama dengan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Azzahra, Sabtu (11/7). Kegiatan ini merupakan program pembinaan kepribadian yang bertujuan memenuhi hak Warga Binaan untuk memperoleh pendidikan selama menjalani masa pidana.

Pembelajaran perdana tahun ajaran baru berlangsung di lingkungan Lapas dengan antusias diikuti Warga Binaan sesuai jenjang pendidikan masing-masing. Pada kesempatan tersebut, peserta Program Paket A mengikuti mata pelajaran Pendidikan Agama Islam, peserta Paket B menerima materi Matematika, sedangkan peserta Paket C mengikuti pembelajaran Bahasa Indonesia. Seluruh kegiatan berlangsung tertib dengan pendampingan petugas Lapas dan tenaga pendidik dari PKBM Azzahra.

Kepala Lapas Banjarmasin, Akhmad Herriansyah, menegaskan pendidikan merupakan salah satu aspek penting dalam proses pembinaan Warga Binaan agar memiliki bekal pengetahuan, keterampilan, dan karakter yang lebih baik. "Pendidikan adalah hak setiap warga negara, termasuk Warga Binaan. Kami berkomitmen memberikan kesempatan seluas-luasnya bagi mereka untuk terus belajar, mengembangkan potensi diri, dan mempersiapkan masa depan yang lebih baik setelah bebas nanti. Sinergi dengan PKBM Azzahra menjadi langkah nyata dalam mewujudkan pembinaan berkualitas," ujarnya.

Perwakilan PKBM Azzahra, Rahmi Utari, mengapresiasi komitmen Lapas Banjarmasin dalam menghadirkan layanan pendidikan bagi Warga Binaan melalui program pendidikan kesetaraan. "Melalui program pendidikan kesetaraan ini, kami berharap peserta didik mengikuti proses pembelajaran dengan sungguh-sungguh, meningkatkan kompetensi akademik, dan memperoleh ijazah yang menjadi bekal untuk melanjutkan pendidikan maupun memasuki dunia kerja setelah kembali ke masyarakat," tuturnya.

Salah seorang Warga Binaan berinisial S bersyukur dapat kembali mengenyam pendidikan setelah sekian lama. "Kesempatan ini membuat saya makin semangat untuk belajar dan memperbaiki diri. Saya ingin memanfaatkan waktu selama menjalani pembinaan dengan sebaik-baiknya agar setelah bebas nanti memiliki bekal pendidikan yang lebih baik untuk masa depan," ungkapnya.

Melalui kolaborasi yang terus terjalin antara Lapas Banjarmasin dan PKBM Azzahra, diharapkan program pendidikan kesetaraan berjalan berkelanjutan dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia Warga Binaan. Pendidikan yang diberikan tidak hanya menjadi sarana memperoleh ijazah, tetapi juga menjadi bekal untuk membangun masa depan yang lebih baik dan mempermudah proses reintegrasi sosial setelah kembali ke tengah masyarakat. (IR)

 

 

Kontributor: Lapas Banjarmasin

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0