Bangun Kepribadian Warga Binaan, Lapas Bandanaira Perkuat Pembinaan Kerohanian

Bangun Kepribadian Warga Binaan, Lapas Bandanaira Perkuat Pembinaan Kerohanian

Banda Naira, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Bandanaira perkuat pembinaan kepribadian Warga Binaan melalui pembinaan kerohanian. Kegiatan yang dilaksanakan pada Senin (24/8) tersebut bekerja sama dengan Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Banda untuk perkuat keimanan dan ketakwaan sekaligus mendorong perubahan positif selama jalani pembinaan.

Kepala Lapas Bandanaira, Abdul Samad Rumuar, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada KUA Banda atas dukungan dalam pelaksanaan pembinaan kerohanian bagi Warga Binaan. "Dukungan dari KUA Banda sangat berarti bagi kami. Pembinaan keagamaan menjadi salah satu bagian penting dalam membantu Warga Binaan menguatkan iman, menemukan harapan, dan mempersiapkan diri untuk menjadi pribadi yang lebih baik," ucap Samad.

Pada kesempatan itu, pembinaan kerohanian dilaksanakan sesuai agama dan kepercayaan masing-masing. Warga Binaan beragama Islam ikuti ceramah keagamaan di Musala At-Taubah bersama Ustaz Saleh Saad Minggu. Dalam ceramahnya, Ustaz Saleh ajak Warga Binaan untuk semakin dekat dengan Al-Qur'an serta menjadikannya pedoman dalam menjalani kehidupan.

"Jadikan Al-Qur'an sebagai sahabat di dunia, agar kelak ia menjadi jalan yang mempertemukan kita dengan keluarga di dunia dan menjadi pemberi syafaat di akhirat," ungkapnya.

Sementara itu, Warga Binaan beragama Kristen ikuti ibadah buka usbu di Gereja Ebenhaezer yang dipimpin petugas jaga, Teo Christopher Rupidara. Ibadah tersebut diisi dengan renungan yang bersumber dari Kitab Roma 7:28-29, dengan pesan agar Warga Binaan senantiasa menaruh harapan dan mengandalkan Tuhan dalam setiap proses kehidupan.

Melalui renungan tersebut, Teo mengingatkan bahwa setiap orang dapat menghadapi pergumulan, keterbatasan, dan kelemahan dalam perjalanan hidup. Namun, kondisi tersebut tidak seharusnya menjadi alasan untuk menyerah. Sebaliknya, setiap tantangan dapat menjadi momentum untuk semakin dekat dengan Tuhan dan memperbaiki kehidupan.

"Melalui ibadah buka usbu ini, mari kita menjadikan Tuhan sebagai sumber kekuatan. Jangan melihat masa lalu sebagai alasan untuk berhenti berubah, tetapi jadikan setiap proses sebagai kesempatan untuk menjadi pribadi yang lebih baik," pesan Teo.

Kegiatan pembinaan kerohanian ini menjadi salah satu bentuk komitmen Lapas Bandanaira dalam memberikan pembinaan yang menyentuh aspek mental dan spiritual Warga Binaan. Dengan dukungan berbagai pihak, pembinaan diharapkan membantu Warga Binaan jalani masa pidana dengan lebih baik sekaligus menjadi bekal untuk membangun kehidupan yang positif setelah kembali ke masyarakat. (afn)

 

Kontributor: Humas Lapas Bandanaira

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0