Warga Binaan Perempuan Lapas Amuntai Asah Keterampilan, 120 Butir Telur Puyuh Jadi Produk Olahan
Amuntai, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Amuntai terus dorong pembinaan kemandirian bagi Warga Binaan, termasuk melalui pengolahan bahan pangan. Kali ini, Warga Binaan perempua laksanakan pembuatan telur puyuh olahan dengan memanfaatkan sebanyak 120 butir telur puyuh sebagai bahan utama, Senin (24/8).
Kepala Lapas Amuntai, Gusti Iskandarsyah, menyampaikan kegiatan produktif bagi Warga Binaan akan terus didorong sebagai pembinaan kemandirian. “Kami ingin Warga Binaan, termasuk Warga Binaan perempuan, memiliki kesempatan untuk belajar dan mengembangkan keterampilan produktif. Harapannya, keterampilan tersebut menumbuhkan kepercayaan diri dan menjadi modal untuk hidup mandiri setelah kembali ke masyarakat,” harapnya.
Proses pengolahan dilakukan secara bersama-sama, mulai dari menyiapkan telur, membersihkan, hingga mengolah dan membentuknya menjadi produk siap untuk proses selanjutnya. Kegiatan ini tidak hanya memberikan keterampilan praktis, tetapi juga melatih ketelitian, kebersihan, kerja sama, dan kreativitas Warga Binaan dalam menghasilkan produk olahan pangan.
Salah satu Warga Binaan perempuan berinisial M senang mengikuti kegiatan tersebut. Keterampilan yang diperoleh selama menjalani masa pembinaan menjadi pengalaman sekaligus bekal ketika nantinya kembali ke tengah masyarakat.
“Selain menambah kegiatan, kami juga mendapatkan keterampilan baru yang mudah-mudahan menjadi bekal untuk usaha setelah bebas nanti,” ungkap M.
Melalui kegiatan ini, Lapas Amuntai berupaya menghadirkan pembinaan yang tidak hanya mengisi waktu selama menjalani pidana, tetapi juga memberikan keterampilan nyata, produktif, dan bernilai ekonomis sebagai bekal menuju proses reintegrasi sosial. (IR)
Kontributor: Lapas Amuntai
What's Your Reaction?


