Bapas Amuntai Dampingi Klien Budidaya Ikan Nila hingga Raup Penghasilan

Bapas Amuntai Dampingi Klien Budidaya Ikan Nila hingga Raup Penghasilan

Balangan, INFO_PAS - Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Amuntai dampingi Klien integrasi kembangkan budidaya ikan nila di Desa Sikontan, Kecamatan Awayan, Kabupaten Balangan. Kegiatan tersebut dilakukan bersama pemerintah desa sebagai bagian dari pembimbingan kemandirian untuk dukung keberhasilan reintegrasi sosial Klien Pemasyarakatan.

Kolaborasi dengan pemerintah desa merupakan upaya Bapas Amuntai beri dukungan kepada Klien, tidak hanya dalam aspek sosial, tetapi juga melalui kegiatan produktif yang dapat jadi sumber penghasilan setelah kembali ke tengah masyarakat.

Senin (31/8), Klien FJR dapat bimbingan dan pendampingan dalam mengembangkan usaha budidaya ikan nila. Pemanfaatan kolam terpal dengan metode bioflok dipilih karena relatif mudah diterapkan, tidak membutuhkan lahan luas, serta memiliki potensi ekonomi untuk dikembangkan secara berkelanjutan.

Kepala Bapas Amuntai, Subiyanto, menyampaikan bahwa keberhasilan pembimbingan Klien butuh dukungan dan keterlibatan berbagai pihak, termasuk pemerintah desa.

“Keterlibatan berbagai pihak diperlukan dalam melaksanakan pembimbingan dan pengawasan Klien integrasi. Sinergi dengan pemerintah desa sangat penting untuk menciptakan lingkungan yang mendukung proses reintegrasi sosial. Melalui kegiatan budidaya ikan nila ini, kami berharap Klien memiliki keterampilan, kemandirian, serta sumber penghasilan yang positif sehingga dapat menjalani kehidupan di masyarakat dengan lebih baik,” ujar Subiyanto.

Menurutnya, kegiatan produktif seperti budidaya ikan nila merupakan salah satu bentuk pembimbingan kemandirian untuk membekali Klien agar mampu memenuhi kebutuhan hidup secara mandiri dan menjalani kehidupan secara positif di masyarakat.

Dukungan juga diberikan oleh aparat Desa Sikontan. Okun, selaku aparat desa, menyampaikan bahwa pemerintah desa menyambut baik kolaborasi dengan Bapas Amuntai dalam memberi ruang dan dukungan kepada Klien untuk kembangkan kegiatan produktif.

“Kami dari Pemerintah Desa Sikontan sangat mendukung kegiatan pembinaan dan pendampingan seperti ini. Klien diberikan kesempatan untuk belajar, bekerja, dan mengembangkan usaha yang positif. Harapannya, kegiatan budidaya ikan nila ini dapat terus berkembang dan memberikan manfaat ekonomi bagi Klien serta keluarganya,” ungkap Okun.

Sementara itu, FJR mengungkapkan rasa syukur atas pendampingan yang diberikan Bapas Amuntai dan dukungan dari aparat Desa Sikontan. Menurutnya, budidaya ikan nila memberikan pengalaman sekaligus peluang untuk memperoleh penghasilan secara mandiri.

“Saya berterima kasih kepada Bapas Amuntai dan aparat Desa Sikontan yang sudah memberikan bimbingan dan dukungan. Dari budidaya ikan nila ini saya bisa belajar mengelola usaha dan merasakan hasilnya. Ikan yang sudah dipanen dan dijual memberikan penghasilan bagi saya. Saya berharap usaha ini bisa terus berkembang,” tutur FJR.

Hasil penjualan ikan nila yang dibudidayakan FJR jadi salah satu capaian dari pembimbingan kemandirian yang dilakukan Bapas Amuntai. Selain beri penghasilan, kegiatan tersebut dorong Klien miliki aktivitas produktif dan membangun kepercayaan diri dalam menjalani kehidupan di tengah masyarakat.

Bapas Amuntai akan terus jalin kerja sama dengan pemerintah daerah, pemerintah desa, dunia usaha, dan berbagai elemen masyarakat untuk dukung pembimbingan Klien Pemasyarakatan. Dukungan tersebut diharapkan membuka lebih banyak kesempatan bagi Klien untuk kembangkan keterampilan dan membangun kehidupan yang mandiri setelah kembali ke masyarakat. (afn)

 

Kontributor: Humas Bapas Amuntai

 

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0