Rutan Barabai Panen 20 Kg Kembang Kol dan 6,5 Kg Tomat, Dorong Kemandirian Warga Binaan
Barabai, INFO_PAS - Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Barabai kembali laksanakan pembinaan kemandirian melalui kegiatan pertanian. Minggu (31/8), Rutan Barabai panen 20 kilogram kembang kol dan 6,5 kilogram tomat yang dibudidayakan di Kebun Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE).
Kegiatan panen diikuti Kepala Rutan Barabai Nanang Badruzzaman, Kepala Subseksi Pelayanan Tahanan, Nor Ipansyah, jajaran pegawai, serta Warga Binaan. Seluruh peserta terlibat langsung dalam proses pemanenan sebagai bagian dari pembinaan kemandirian.
Nanang Badruzzaman menyampaikan bahwa kegiatan pertanian tidak hanya berorientasi pada hasil panen, tetapi juga jadi sarana bagi Warga Binaan untuk memperoleh pengalaman dan keterampilan yang bermanfaat setelah kembali ke masyarakat.
“Kegiatan panen ini bukan hanya tentang hasil yang kita dapatkan, tetapi juga bagaimana Warga Binaan mendapatkan pengalaman, keterampilan, serta nilai-nilai disiplin dan tanggung jawab melalui proses merawat tanaman hingga menghasilkan panen,” ujar Nanang Badruzzaman.
Salah satu petugas Rutan Barabai, Fahrurraji, menyampaikan bahwa keterlibatan Warga Binaan dalam setiap tahapan budidaya jadi bagian penting dalam pembinaan kemandirian.
“Kami terus mendorong Warga Binaan untuk aktif terlibat mulai dari proses penanaman, perawatan, hingga pemanenan. Dari sini mereka tidak hanya belajar bercocok tanam, tetapi juga belajar tentang ketekunan, kerja sama, dan tanggung jawab dalam menghasilkan sesuatu,” ungkap Fahrurraji.

Salah satu Warga Binaan, Aldi, turut mengungkapkan rasa senangnya dapat terlibat langsung dalam kegiatan pertanian di Rutan Barabai.
“Kami senang bisa ikut merawat tanaman sampai bisa dipanen. Dari kegiatan ini kami belajar bagaimana merawat tanaman dengan baik dan bekerja sama. Semoga keterampilan yang kami dapat bisa menjadi bekal setelah kembali ke masyarakat,” ungkap Aldi.
Panen kembang kol dan tomat tersebut salah satu wujud pelaksanaan pembinaan kemandirian di Rutan Barabai. Melalui kegiatan pertanian yang berkelanjutan, Warga Binaan diharapkan semakin terampil dan produktif serta memiliki bekal keterampilan sebagai modal untuk kembali dan beradaptasi di tengah masyarakat setelah menyelesaikan masa pidana. (afn)
Kontributor: Humas Rutan Barabai
What's Your Reaction?


