Bapas Amuntai Pastikan Lingkungan Siap Terima Klien Integrasi, Dukungan Masyarakat Jadi Kunci

Bapas Amuntai Pastikan Lingkungan Siap Terima Klien Integrasi, Dukungan Masyarakat Jadi Kunci

Rantau, INFO_PAS — Balai Pemasyarakatan (Bapas) Amuntai pastikan kesiapan masyarakat, keluarga, pemerintah setempat, dan lingkungan sekitar dalam menerima Klien Pemasyarakatan yang menjalani program integrasi. Langkah tersebut dilakukan melalui kunjungan Pembimbing Kemasyarakatan (PK) Ahli Muda Bapas Amuntai, Anto Setiawan, ke pemerintah setempat dan rumah tempat tinggal penjamin Di Desa Shabah Kecamatan Bungur Kabupaten Tapin pada Selasa (11/8) sebagai proses reintegrasi sosial agar berjalan aman, terarah, dan mendapat dukungan lingkungan.

Dalam kegiatan kunjungan rumah penjamin, petugas melakukan pengamatan langsung terhadap kondisi tempat tinggal serta lingkungan sekitar calon penerima Klien integrasi. Hasil peninjauan menunjukkan lingkungan membutuhkan pendampingan agar proses penerimaan serta pembimbingan dan pengawasan Klien berjalan optimal.

Anto menyampaikan kesiapan lingkungan merupakan salah satu faktor penting dalam keberhasilan reintegrasi Klien. “Penerimaan Klien integrasi bukan hanya menjadi tanggung jawab Bapas maupun keluarga penjamin. Dukungan masyarakat dan lingkungan sangat dibutuhkan agar Klien memiliki ruang untuk memperbaiki diri, menjalankan kewajibannya, dan kembali berperan secara positif di tengah masyarakat,” ujarnya.

Dukungan pemerintah desa juga menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan yang kondusif. Sekretaris Desa Shabah, Kabupaten Tapin, Edi Purnomo, menyatakan pemerintah desa siap mendukung proses reintegrasi sosial sesuai dengan peran dan kewenangannya. “Kami berharap proses penerimaan Klien berjalan dengan baik. Pemerintah desa bersama masyarakat perlu memberikan dukungan dan pendampingan sehingga Klien kembali menjalani kehidupan bermasyarakat dengan baik,” tuturnya.

Sementara itu, penjamin berinisial FTR menyatakan kesiapannya untuk menjalankan peran sebagai penjamin dan memberikan dukungan kepada Klien selama menjalani program integrasi. “Kami akan berusaha memberikan pendampingan dan mengingatkan Klien untuk mematuhi ketentuan yang berlaku. Dukungan keluarga sangat penting agar Klien tetap berada di lingkungan yang positif,” ungkapnya.

Di tempat berbeda, Kepala Bapas Amuntai, Subiyanto, menegaskan kunjungan rumah tempat tinggal penjamin bukan sekadar pemeriksaan kondisi tempat tinggal, tetapi merupakan upaya membangun kesiapan bersama sebelum Klien kembali ke lingkungan masyarakat. “Kami ingin memastika ketika Klien kembali ke masyarakat, keluarga, pemerintah setempat, dan lingkungan sudah memahami peran masing-masing. Jika ditemukan lingkungan yang masih membutuhkan pendampingan, Bapas akan terus melakukan koordinasi dan pembimbingan agar proses reintegrasi berlangsung bertahap dan berkelanjutan,” tegasnya.

Bapas Amuntai memandang keberhasilan program integrasi tidak hanya diukur dari kembalinya Klien ke tengah keluarga dan masyarakat, tetapi juga dari kemampuannya menjalani kehidupan secara bertanggung jawab dan tidak mengulangi pelanggaran hukum. Karena itu, Bapas Amuntai mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tidak memberikan stigma, melainkan turut menciptakan lingkungan yang aman, positif, dan mendukung proses perubahan Klien. Masyarakat bukan hanya tempat Klien kembali, tetapi juga menjadi bagian penting dalam proses Klien membangun kembali kehidupannya. (IR)

 

Kontributor: Bapas Amuntai

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0