Bapas Banjarmasin Libatkan Klien dalam Kerja Bakti bersama Masyarakat
Banjarmasin, INFO_PAS – Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I Banjarmasin libatkan Klien Pemasyarakatan dalam kegiatan kerja bakti bersama Pemerintah Kelurahan Pemurus Dalam, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Banjarmasin, dan masyarakat di Kelurahan Pemurus Dalam, Minggu (2/8). Kegiatan ini bagian dari pembimbingan berbasis masyarakat untuk memperkuat proses reintegrasi sosial Klien.
Melalui Kelompok Layanan Bimbingan Integrasi (Kelayan Binter), para Klien bergotong royong membersihkan jalan lingkungan, saluran drainase, fasilitas umum, dan area permukiman bersama aparat kelurahan, personel BPBD, ketua RT/RW, tokoh masyarakat, serta warga setempat.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari pembimbingan yang tidak hanya berfokus pada aspek pengawasan, tetapi juga memberi ruang bagi Klien untuk berpartisipasi dalam kegiatan sosial. Keterlibatan langsung di tengah masyarakat diharapkan dapat menumbuhkan tanggung jawab, kepedulian terhadap lingkungan, serta memperkuat penerimaan masyarakat terhadap proses reintegrasi sosial.
Kepala Bapas Banjarmasin, Nirhono Jatmokoadi, mengatakan kerja bakti menjadi sarana bagi Klien untuk menunjukkan peran positif di tengah masyarakat.
"Pembimbingan kemasyarakatan tidak hanya bertujuan memastikan Klien menjalankan kewajibannya, tetapi juga membentuk karakter dan menumbuhkan kepedulian sosial. Melalui kerja bakti bersama masyarakat ini, kami ingin memberikan ruang bagi Klien untuk menunjukkan bahwa mereka mampu memberikan manfaat bagi lingkungan. Inilah esensi reintegrasi sosial yang sesungguhnya, yaitu mengembalikan kepercayaan diri Klien sekaligus membangun penerimaan masyarakat terhadap mereka," ujar Nirhono.
Kepala Seksi Bimbingan Klien Dewasa, Zulfiqar Rahman, menilai kegiatan kerja sosial efektif membentuk karakter Klien melalui pengalaman langsung di tengah masyarakat.
"Melalui kegiatan seperti ini, Klien belajar mengenai disiplin, kerja sama, tanggung jawab, serta pentingnya menjaga lingkungan. Pengalaman berinteraksi langsung dengan masyarakat menjadi bekal yang sangat berharga dalam proses pembentukan karakter dan kesiapan mereka untuk kembali menjalankan fungsi sosial secara positif," jelas Zulfiqar.
Lurah Pemurus Dalam, Shelleya Dessesta, mengapresiasi kolaborasi yang dibangun Bapas Banjarmasin melalui Kelayan Binter. Menurutnya, keterlibatan Klien dalam kegiatan kemasyarakatan menunjukkan bahwa proses pembimbingan mampu memberikan dampak positif.
"Kami sangat mengapresiasi inisiatif Bapas Banjarmasin yang melibatkan Klien Pemasyarakatan dalam kegiatan kerja bakti bersama masyarakat. Kegiatan ini tidak hanya menciptakan lingkungan yang bersih, tetapi juga membangun semangat kebersamaan, mengurangi stigma, dan membuka ruang bagi Klien untuk kembali diterima sebagai bagian dari masyarakat," ungkap Shelleya.
Analis Bencana BPBD Kota Banjarmasin, Hanafi Asnan, mengatakan kerja bakti juga mendukung upaya mitigasi banjir melalui pembersihan lingkungan dan saluran drainase.
"Menjaga kebersihan lingkungan dan saluran drainase merupakan langkah sederhana yang memiliki dampak besar dalam mengurangi risiko banjir. Kami mengapresiasi kolaborasi antara Bapas, pemerintah kelurahan, dan masyarakat dalam kegiatan ini. Semoga sinergi seperti ini terus berlanjut sehingga masyarakat semakin sadar akan pentingnya menjaga lingkungan sekaligus memperkuat budaya gotong royong," tutur Hanafi.
Kegiatan berlangsung aman dan tertib. Melalui pembimbingan berbasis masyarakat ini, Bapas Banjarmasin memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah dan masyarakat untuk mendukung keberhasilan reintegrasi sosial Klien agar siap kembali menjalankan fungsi sosialnya secara positif. (afn)
Kontributor: Humas Bapas Banjarmasin
What's Your Reaction?


