Bapas Denpasar Luncurkan Program “Lansia Santhi”, Tingkatkan Pelayanan bagi Klien Lansia

Bapas Denpasar Luncurkan Program “Lansia Santhi”, Tingkatkan Pelayanan bagi Klien Lansia

Denpasar, INFO_PAS – Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I Denpasar luncurkan Program “Lansia Santhi” sebagai komitmen dalam meningkatkan kualitas pelayanan dan pendampingan bagi Klien Pemasyarakatan lanjut usia (lansia). Program tersebut diresmikan oleh Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Bali, Andi Wijaya Rivai, dan diikuti 25 Klien Pemasyarakatan lansia di Aula Dharma Negara, Selasa (11/8).

“Lansia Santhi” merupakan akronim dari Sehat, Aktif, Nyaman, Tangguh, Harmonis, dan Inspiratif yang menggambarkan arah pelayanan Bapas Denpasar dalam mendampingi Klien lansia agar tetap memiliki kualitas hidup, kemandirian, serta kesempatan untuk berperan positif di tengah masyarakat. Kata “Santhi” sendiri memiliki makna kedamaian dan ketenteraman, sebuah nilai yang selaras dengan semangat reintegrasi sosial dan pendampingan humanis bagi Klien lansia.

Peluncuran dan peresmian program “Lansia Santhi” turut dihadiri oleh perwakilan Dinas Sosial Kota Denpasar, perwakilan Dinas Kesehatan Kota Denpasar, dan LBH Lingkar Karma. Kehadiran berbagai pihak tersebut menjadi wujud nyata dukungan dan sinergi lintas sektor dalam memberikan pelayanan optimal kepada Klien Pemasyarakatan, khususnya kelompok lansia.

Kepala Bapas Denpasar, I Kadek Dedy Wirawan Arintama menjelaskan “Lansia Santhi” lahir dari kepedulian terhadap kebutuhan khusus Klien lansia yang membutuhkan pola pendampingan berbeda dibandingkan kelompok usia lainnya. “Melalui Program Lansia Santhi, kami ingin memastikan Klien lansia tetap mendapatkan perhatian, pendampingan, dan pelayanan yang layak. Mereka tidak hanya membutuhkan pembimbingan dalam proses reintegrasi sosial, tetapi juga dukungan kesehatan, sosial, dan akses terhadap bantuan hukum,” ujarnya.

Selaku Kakanwil Ditjenpas Bali, Andi Wijaya Rivai, memberikan apresiasi terhadap inovasi yang dihadirkan Bapas Denpasar. Menurutnya, perhatian terhadap kelompok lansia merupakan bagian penting dalam mewujudkan penyelenggaraan Pemasyarakatan yang inklusif dan berorientasi pada kebutuhan Klien.

“Saya mengapresiasi inovasi ini karena memberikan perhatian khusus kepada Klien lansia agar mereka tetap mendapatkan hak, pelayanan, dan kesempatan untuk menjalani kehidupan yang lebih baik di tengah masyarakat,” puji Andi.

Apresiasi juga datang dari salah satu Klien Pemasyarakatan lansia yang mengikuti kegiatan, I Komang Santo. Ia menyampaikan kehadiran Program “Lansia Santhi” membuat dirinya merasa lebih diperhatikan dan mendapatkan ruang untuk memperoleh pendampingan sesuai dengan kebutuhannya.

“Saya merasa senang dan berterima kasih karena kami sebagai lansia tetap diperhatikan. Dengan adanya program ini, kami merasa lebih didampingi dan tidak sendiri dalam menjalani kehidupan setelah kembali ke masyarakat,” ungkap Komang.

Melalui peluncuran Program “Lansia Santhi”, Bapas Denpasar menegaskan komitmennya untuk terus melakukan inovasi dan memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak. Dengan semangat Pemasyarakatan yang humanis dan berorientasi pada pemulihan, program ini diharapkan memberikan manfaat nyata bagi Klien lansia dan mendukung keberhasilan proses reintegrasi sosial. (IR)

 

 

Kontributor: Bapas Denpasar

 

What's Your Reaction?

like
1
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0