Barbershop Lapas Cipinang Jadi Ruang Belajar Kemandirian Warga Binaan

Barbershop Lapas Cipinang Jadi Ruang Belajar Kemandirian Warga Binaan

Jakarta, INFO_PAS - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Cipinang terus kembangkan pembinaan kemandirian Warga Binaan melalui berbagai kegiatan kerja produktif. Salah satunya diwujudkan melalui unit barbershop (pangkas rambut) yang dikelola langsung oleh Warga Binaan sebagai sarana belajar keterampilan sekaligus pembiasaan kerja selama masa pembinaan.

Melalui barbershop ini, Warga Binaan dibekali keterampilan memangkas rambut secara praktik, mulai dari penggunaan peralatan cukur, penerapan standar kebersihan, hingga cara melayani pelanggan. Kegiatan tersebut tidak hanya mengasah kemampuan teknis, tetapi juga menanamkan kedisiplinan, tanggung jawab, dan etos kerja dalam keseharian Warga Binaan.

Kepala Lapas Cipinang, Wachid Wibowo, menyampaikan bahwa pembinaan kemandirian melalui unit kerja seperti barbershop menjadi bagian penting dalam menyiapkan Warga Binaan menghadapi kehidupan setelah bebas.

“Kami berharap keterampilan yang diperoleh selama masa pembinaan dapat menjadi bekal nyata saat mereka kembali ke masyarakat. Lebih dari sekadar kemampuan teknis, kami membangun sikap mandiri, tanggung jawab, dan kepercayaan diri agar mereka siap menjalani kehidupan yang lebih baik dan produktif,” ujar Wachid, Selasa (6/1).

Sementara itu, penanggung jawab unit barbershop, Roy Hasiholan, menjelaskan bahwa operasional barbershop dijalankan secara terarah dan menyesuaikan dengan ketentuan yang berlaku di dalam Lapas.

“Warga Binaan kami libatkan langsung sebagai pemangkas rambut agar mereka terbiasa menerapkan keterampilan secara nyata. Barbershop beroperasi setiap hari pukul 08.00 hingga 16.00 WIB,” jelas Roy.

Salah satu Warga Binaan, PS, yang terlibat dalam kegiatan tersebut mengungkapkan bahwa barbershop memberikan ruang positif untuk tetap aktif dan berkembang. “Kami jadi punya kegiatan yang jelas setiap hari. Selain mengisi waktu, saya juga bisa terus mengasah kemampuan mencukur rambut,” ungkapnya.

Melalui unit barbershop ini, Lapas Cipinang terus mendorong pembinaan kemandirian berbasis kerja dan keterampilan. Program tersebut diharapkan mampu menumbuhkan sikap mandiri, rasa tanggung jawab, serta kesiapan Warga Binaan untuk kembali berintegrasi secara positif di tengah masyarakat setelah masa pidana berakhir. (afn)

 

Kontributor: Humas Lapas Cipinang

What's Your Reaction?

like
1
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0