Belajar Tata Boga, Warga Binaan Lapas Tanjung Kembangkan Keterampilan Produktif
Tanjung, INFO_PAS – Keterampilan mengolah makanan menjadi salah satu kemampuan praktis yang dapat membuka peluang kerja maupun usaha mandiri setelah bebas. Melalui pembinaan kemandirian di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tanjung, Warga Binaan ikuti pembelajaran tata boga bersama peserta magang dengan pendampingan staf pembinaan, Selasa (13/10).
Dalam proses pembelajaran, Warga Binaan berkesempatan mengenal tahapan pengolahan makanan melalui praktik langsung. Pendampingan petugas dan peserta magang membantu mereka memahami proses kerja secara bertahap sekaligus membiasakan diri memperhatikan kebersihan, ketelitian, dan keteraturan saat menyiapkan makanan.
Staf Pembinaan Lapas Tanjung, Abu Salim, menjelaskan bahwa pembelajaran tata boga merupakan salah satu bentuk pembinaan yang dapat membekali Warga Binaan dengan keterampilan praktis. Menurutnya, kemampuan mengolah makanan berpotensi dikembangkan untuk bekerja di bidang kuliner atau memulai usaha kecil setelah kembali ke masyarakat.
“Kami ingin mereka punya keterampilan yang bisa dipakai setelah bebas. Tata boga punya banyak peluang, tetapi perlu dipelajari dengan serius, mulai dari cara mengolah bahan sampai menjaga kebersihan selama proses memasak,” ujar Abu Salim.
Peserta magang, Mina, turut mendampingi proses belajar dan membantu Warga Binaan memahami tahapan pengolahan makanan. Ia menilai praktik langsung memberi kesempatan bagi peserta untuk belajar melalui pengalaman, sehingga setiap langkah dapat dipahami dan diterapkan secara bertahap.
“Belajar tata boga bukan hanya soal bisa memasak, tetapi juga memahami prosesnya dan menjaga kebersihan. Dengan sering berlatih, mereka bisa semakin terbiasa dan lebih percaya diri saat mengolah makanan,” kata Mina.
Salah satu Warga Binaan, Erik, mengaku senang mendapat kesempatan mempelajari keterampilan yang dapat dimanfaatkan dalam kehidupan sehari-hari. “Saya bisa belajar hal baru dan menambah pengalaman di bidang memasak. Mudah-mudahan keterampilan ini bisa terus saya kembangkan dan menjadi bekal untuk mencari pekerjaan atau membuka usaha nanti,” ungkap Erik.
Pembinaan tata boga di Lapas Tanjung diharapkan dapat membantu Warga Binaan mengembangkan keterampilan yang bermanfaat dan berpotensi menghasilkan pendapatan. Melalui pendampingan petugas dan peserta magang serta kesempatan berlatih, pembinaan ini menjadi bagian dari persiapan agar Warga Binaan lebih mandiri saat kembali ke tengah masyarakat. (afn)
Kontributor: Humas Lapas Tanjung
What's Your Reaction?


