Bersama USIMAR, Rutan Kolaka Bangun Asa Warga Binaan Gapai Pendidikan Tinggi
Kolaka, INFO_PAS — Asa untuk mengejar pendidikan tinggi kini tak lagi terhalang jeruji besi. Melalui program kerja sama dan beasiswa pendidikan tinggi gratis dari Universitas Sains Islam Al Mawaddah Warrahmah (USIMAR) Kolaka, sejumlah Warga Binaan Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Kolaka resmi memulai perjalanan akademik mereka dalam perkuliahan perdana pada Senin (12/10).
Suasana penuh semangat menyelimuti Aula Rutan Kolaka saat perkuliahan dimulai. Pada sesi perdana ini, para Warga Binaan menerima materi perkuliahan fokus yang mencakup bidang Bahasa Inggris dan Bisnis. Materi ini dirancang khusus untuk memperkuat keterampilan komunikasi global serta membekali para mahasiswa Warga Binaan dengan wawasan kewirausahaan dan tata kelola bisnis modern.
Kepala Rutan Kolaka, Bambang Punto Herdiyanto, mengapresiasi langkah inspiratif yang diambil oleh civitas akademika USIMAR Kolaka. Menurutnya, pendidikan adalah hak dasar seluruh warga negara yang harus tetap dijamin, tak terkecuali bagi mereka yang sedang menjalani masa pidana.
"Pendidikan adalah kunci utama perubahan perilaku dan masa depan. Kerja sama dengan USIMAR Kolaka ini memberikan ruang bagi Warga Binaan untuk menimba ilmu serta mengasah intelektual dan spiritual mereka sehingga saat kembali ke masyarakat nanti, mereka memiliki bekal yang kuat," ujar Bambang.
Sementara itu, Rektor USIMAR Kolaka, Prof. Dr. M. Askari Zakaria, menegaskan kehadiran USIMAR di tengah Warga Binaan merupakan wujud nyata penerapan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang inklusif dan berorientasi pada kebermanfaatan sosial. "Setiap manusia berhak mendapatkan kesempatan kedua dan pendidikan yang layak tanpa memandang latar belakang. Melalui pembekalan mata kuliah seperti Bahasa Inggris dan Bisnis, kami berharap para Warga Binaan tidak hanya mendapatkan ilmu akademis, tetapi juga kemandirian dan kepercayaan diri untuk membuka peluang usaha baru saat kembali ke tengah masyarakat," ungkapnya.
Para Warga Binaan yang terdaftar sebagai mahasiswa tampak antusias mengikuti pemaparan materi dari tim dosen pengampu. Bagi mereka, perkuliahan ini bukan sekadar mengisi waktu, melainkan jembatan untuk membuktikan bahwa tembok penjara bukan penghalang untuk terus berkarya, belajar, dan meraih masa depan yang lebih cerah.
Salah seorang Warga Binaan inisial B mengungkapkan rasa syukur dan harapannya atas kesempatan langka ini. "Kami sangat bersyukur dan tidak pernah menyangka bisa merasakan duduk di bangku kuliah di Rutan. Pelajaran Bahasa Inggris dan Bisnis ini sangat bermanfaat untuk masa depan kami. Kesempatan ini menjadi motivasi besar bagi kami untuk memperbaiki diri, belajar dengan sungguh-sungguh, dan siap membuka usaha mandiri setelah bebas nanti," ujarnya.
Sinergi antara Rutan Kolaka dan USIMAR Kolaka ini diharapkan terus berlanjut sebagai model pembinaan berbasis pendidikan tinggi yang inklusif dan berkelanjutan di Sulawesi Tenggara. (IR)
Kontributor: Rutan Kolaka
What's Your Reaction?


