Dari Ruang Diskusi hingga Area Pembinaan, Lapas Kelas I Surabaya Sambut Kunjungan ICITAP
Sidoarjo, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Surabaya sambut kunjungan Tim International Criminal Investigative Training Assistance Program (ICITAP), Rabu (12/8). Kunjungan tersebut menjadi momentum untuk bertukar wawasan dan pengalaman, mulai dari diskusi mengenai kepemimpinan dan etika, hingga melihat secara langsung berbagai aktivitas pembinaan di lingkungan Lapas.
Bertempat di Aula M.D. Arifin, kegiatan diawali dengan diskusi bersama John F. Ruffcorn selaku Law Enforcement Assistance Attaché United States Department of Justice sekaligus perwakilan ICITAP. Kegiatan turut dihadiri jajaran Direktorat Jenderal Pemasyarakatan dan perwakilan petugas Pemasyarakatan di lingkungan Koordinator Wilayah Surabaya.
Kepala Lapas Kelas I Surabaya, Sohibur Rachman, menyampaikan ucapan selamat datang dan apresiasi atas kunjungan ICITAP. "Diskusi dan pertukaran pengalaman ini menjadi pembelajaran berharga untuk terus meningkatkan profesionalisme dan kualitas pelaksanaan tugas," ujarnya.
Dalam sesi pemaparan, John F. Ruffcorn menyampaikan materi Officer Leadership and Ethics yang mengangkat sejumlah nilai penting dalam pelaksanaan tugas, di antaranya integritas, rasa hormat, pelayanan, profesionalisme, keadilan, kejujuran, keberanian, akuntabilitas, serta kepemimpinan dan sikap mengutamakan kepentingan publik. Ia menjelaskan integritas diwujudkan melalui tindakan yang jujur dan etis serta kemampuan menjaga kepercayaan publik.
Profesionalisme juga tidak hanya berkaitan dengan kemampuan menjalankan tugas, tetapi mencakup kemauan untuk terus meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kompetensi. Sementara itu, akuntabilitas berarti kesediaan untuk bertanggung jawab atas keputusan, tindakan, maupun kelalaian yang dilakukan.
"Kita harus melakukan hal yang benar dan berani mengatakan tidak terhadap hal-hal yang salah. Pada akhirnya, karakter seseorang terlihat dari apa yang dilakukannya ketika tidak ada yang melihat," terang John.
Usai sesi diskusi, Tim ICITAP melanjutkan kunjungan ke sejumlah area pembinaan di Lapas Kelas I Surabaya. Rombongan melihat secara langsung proses pengolahan tahu dan tempe, dapur sehat, hingga produksi mebel yang menjadi aktivitas pembinaan Warga Binaan.
Di area pengolahan tahu dan tempe, rombongan ICITAP mencicipi tempe goreng hasil produksi Warga Binaan. Kunjungan berlanjut ke dapur sehat, tempat rombongan melihat secara langsung menu makanan yang disiapkan untuk dibagikan kepada Warga Binaan.
Tim ICITAP juga meninjau area produksi meubelair untuk melihat aktivitas pembinaan keterampilan yang dijalankan Warga Binaan. Rangkaian kunjungan tersebut memberikan kesempatan bagi rombongan untuk melihat secara langsung berbagai aktivitas Pemasyarakatan, mulai dari penguatan kapasitas petugas hingga pembinaan dan pemenuhan kebutuhan Warga Binaan.
Kunjungan Tim ICITAP menjadi ruang pertukaran wawasan yang mempertemukan pembahasan mengenai nilai-nilai etika dan profesionalisme dengan praktik Pemasyarakatan di Lapas Kelas I Surabaya. Pertemuan ini diharapkan memperkaya perspektif jajaran sekaligus memperkuat komitmen untuk menjalankan tugas secara profesional, berintegritas, dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. (IR)
Kontributor: Lapas Kelas I Surabaya
What's Your Reaction?


