Digandrungi Masyarakat, Rutan Rantau Kembali Produksi Telur Asin RuRa

Digandrungi Masyarakat, Rutan Rantau Kembali Produksi Telur Asin RuRa

Rantau, INFO_PAS – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Rantau kembali produksi Telur Asin RuRa sebagai salah satu hasil pembinaan kemandirian Warga Binaan melalui kegiatan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), Rabu (19/8). Produk olahan tersebut dapat respons positif dari masyarakat sekaligus jadi wadah bagi Warga Binaan untuk kembangkan keterampilan dan produktivitas.

Produksi Telur Asin RuRa dilakukan oleh Warga Binaan yang memiliki keterampilan di bidang pengolahan makanan dengan pendampingan dan pengawasan petugas. Setiap tahapan produksi dilakukan dengan memperhatikan kebersihan dan kualitas produk, mulai dari persiapan bahan hingga telur asin siap dipasarkan.

Selain hasilkan produk bernilai ekonomi, kegiatan tersebut beri kesempatan kepada Warga Binaan untuk kembangkan keterampilan, kreativitas, serta pengalaman dalam mengelola kegiatan usaha secara produktif.

Kepala Subseksi Pelayanan Tahanan Rutan Rantau, Darmawan Saputra, mengatakan Telur Asin RuRa menjadi salah satu hasil karya Warga Binaan yang mendapat respons positif dari masyarakat. Menurutnya, potensi tersebut perlu terus dikembangkan dengan tetap menjaga kualitas produk.

“Kami terus mendorong hasil karya Warga Binaan agar dapat berkembang dan dikenal lebih luas oleh masyarakat. Telur Asin RuRa menjadi salah satu produk yang mendapat respons positif sehingga produksinya perlu terus ditingkatkan dengan tetap menjaga kualitas,” ujar Darmawan.

Pegawai yang mengawasi kegiatan produksi, Noorhikmah, mengatakan kebersihan dan kualitas menjadi perhatian dalam setiap proses pembuatan. Warga Binaan juga diberikan arahan agar mampu menjalankan setiap tahapan produksi secara tertib dan bertanggung jawab.

“Kami memberikan arahan dan pengawasan sejak persiapan hingga telur asin siap dipasarkan. Warga Binaan juga menunjukkan semangat dan tanggung jawab dalam mengikuti setiap tahapan produksi,” ungkapnya.

Salah seorang Warga Binaan yang terlibat dalam produksi Telur Asin RuRa, DD, mengaku senang mendapat kesempatan untuk mengembangkan keterampilan pengolahan makanan. Ia berharap keterampilan tersebut dapat menjadi bekal untuk membuka usaha setelah kembali ke masyarakat.

“Saya senang bisa belajar dan mengembangkan keterampilan melalui pembuatan telur asin. Semoga produk yang kami buat terus disukai masyarakat dan keterampilan ini dapat menjadi bekal untuk membuka usaha setelah selesai menjalani masa pembinaan,” tuturnya.

Melalui produksi Telur Asin RuRa, Rutan Rantau kembangkan pembinaan kemandirian yang memberikan pengalaman kerja sekaligus menghasilkan produk bernilai ekonomi. Kegiatan tersebut diharapkan dapat memperkuat keterampilan Warga Binaan sebagai bekal untuk hidup mandiri setelah kembali ke masyarakat. (afn)

 

Kontributor: Humas Rutan Rantau

 

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0