Dirjen PAS Ungkap 4 Unsur Penting dalam Sistem Pemasyarakatan

Jakarta, INFO_PAS - Direktur Jenderal Pemasyarakatan, I Wayan K. Dusak, mengungkap ada empat unsur penting yang menjamin berjalannya Sistem Pemasyarakatan dapat berjalan dengan baik.
"Empat unsur tersebut adalah Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang mau dibina, petugas Pemasyarakatan yang berintegritas, keluarga dan masyarakat, serta pihak swasta sebagai wadah pengembangan kreativitasnya," papar Dusak saat membuka Rapat Kerja Teknis Pemasyarakatan (Rakernis PAS) Tahun 2017 di Jakarta, Kamis (23/3).
Adapun empat unsur penting pembinaan dan penegakan Sistem Pemasyarakatan tersebut juga diimbangi oleh empat kendala yang muncul akibat terus berkembangnya jenis kejahatan. "Empat kendala tersebut adalah regulasi dan penerapannya, over crowded, sarana dan prasarana yang minim, serta su

Dirjen PAS Ungkap 4 Unsur Penting dalam Sistem Pemasyarakatan
Jakarta, INFO_PAS - Direktur Jenderal Pemasyarakatan, I Wayan K. Dusak, mengungkap ada empat unsur penting yang menjamin berjalannya Sistem Pemasyarakatan dapat berjalan dengan baik.
"Empat unsur tersebut adalah Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang mau dibina, petugas Pemasyarakatan yang berintegritas, keluarga dan masyarakat, serta pihak swasta sebagai wadah pengembangan kreativitasnya," papar Dusak saat membuka Rapat Kerja Teknis Pemasyarakatan (Rakernis PAS) Tahun 2017 di Jakarta, Kamis (23/3).
Adapun empat unsur penting pembinaan dan penegakan Sistem Pemasyarakatan tersebut juga diimbangi oleh empat kendala yang muncul akibat terus berkembangnya jenis kejahatan. "Empat kendala tersebut adalah regulasi dan penerapannya, over crowded, sarana dan prasarana yang minim, serta sumber daya manusia yang pas-pasan," tuturnya.
Namun, menurut Dusak, Pemasyarakatan jangan berkecil hati karena hampir semua negara di dunia menghadapi hal yang sama akibat perkembangan kejahatan. "Tidak hanya di Indonesia dengan Sistem Pemasyarakatannya, hal ini dialami oleh hampir semua penjara di seluruh dunia," ucapnya.
Rakernis PAS yang digelar 23-25 Maret 2017 itu diikuti oleh seluruh Kepala Divisi Pemasyarakatan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM se-Indonesia, seluruh Pejabat Administrator di Lingkungan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen PAS), serta para Dosen Politeknik Ilmu Pemasyarakatan.
Dusak berharap melalui Rakernis PAS 2017 para Kepala Divisi Pemasyarakatan sebagai perpanjangan tangan Ditjen PAS di wilayah Indonesia lebih memahami tugas dan fungsinya menegakan Sistem Pemasyarakatan menjadi lebih baik dengan menyikapi semua kendala dan tantangan yang terus berkembang.
[caption id="attachment_47009" align="alignleft" width="320"] Sesdit PAS saat memberikan laporan Rakernis PAS[/caption]
Sementara itu, Sekretaris Ditjen PAS, Sri Puguh Budi Utami, kepada INFO_PAS menjelaskan Rakernis PAS 2017 akan membahas dan merumuskan restrukturisasi program dan tata kerja jajaran Pemasyarakatan menjadi semakin baik.
"Pemasyarakatan dituntut terus dapat menjawab tantangan kedepan dengan kinerja yang lebih baik mengikuti perkembangan jaman," tutur Utami.
Di samping itu, ia juga mengatakan akan dilakukan Sosialisasi Grand Design Penanganan Narapidana Risiko Tinggi dalam Rakernis PAS 2017 ini. "Melalui Rakernis PAS 2017, Pemasyarakatan akan menentukan strategi terbaik, menentukan proyek perubahan menjawab tantangan, dan kendala pembinaan akibat perkembangan kejahatan yang berdampak langsung kepada Pemasyarakatan," pungkasnya.

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0