Doa Bersama dan Yasinan, Lapas Tanjung Perkuat Pembinaan Kepribadian
Tanjung, INFO_PAS – Pembinaan kepribadian melalui penguatan nilai-nilai keagamaan terus dilakukan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas iIB Tanjung sebagai upaya bentuk karakter positif Warga Binaan. Kepala Lapas (Kalapas), staf pembinaan, peserta magang, dan Warga Binaan ikuti doa bersama serta pembacaan Surah Yasin di Masjid At-Tawwabin Lapas Tanjung, Kamis (20/8).
Doa bersama dan pembacaan Surah Yasin tersebut dilaksanakan sebagai sarana pembinaan kerohanian sekaligus memberikan ruang bagi Warga Binaan untuk tingkatkan keimanan dan ketakwaan. Pelaksanaan kegiatan juga jadi momentum untuk ciptakan suasana pembinaan yang religius, tertib, dan penuh kebersamaan di lingkungan Lapas Tanjung.
Kalapas Tanjung, Tri Joko Wiyono, menyampaikan bahwa pembinaan kerohanian memiliki peran penting dalam proses perubahan perilaku Warga Binaan. Menurutnya, kegiatan keagamaan tidak hanya jadi rutinitas, tetapi juga diharapkan mampu jadi sarana introspeksi dan pembentukan pribadi yang lebih baik.
“Doa bersama dan pembacaan Surah Yasin ini merupakan bagian dari pembinaan kepribadian yang kami laksanakan secara berkelanjutan. Kami berharap Warga Binaan dapat mengambil nilai-nilai positif dari setiap kegiatan keagamaan dan menjadikannya sebagai bekal untuk memperbaiki diri,” ujar Tri Joko Wiyono.
Selain memperkuat aspek spiritual, pelaksanaan doa bersama juga mendorong terciptanya kebersamaan antara petugas dan Warga Binaan dalam suasana yang humanis. Keterlibatan peserta magang dan jajaran staf pembinaan turut mendukung pelaksanaan pembinaan agar berjalan dengan tertib serta memberikan manfaat bagi seluruh peserta.
Salah seorang Warga Binaan, Taufik, mengungkapkan bahwa kegiatan tersebut memberikan kesempatan untuk lebih mendekatkan diri kepada Tuhan sekaligus menenangkan pikiran.
“Kami merasa bersyukur dapat mengikuti kegiatan seperti ini. Selain bisa bersama-sama membaca Surah Yasin dan berdoa, kami juga diingatkan untuk terus memperbaiki diri dan menjadi pribadi yang lebih baik,” ungkap Taufik.
Melalui pembinaan kerohanian yang dilaksanakan secara konsisten, Lapas Tanjung diharapkan terus mampu memberikan kontribusi positif dalam proses pembentukan karakter Warga Binaan. Doa bersama dan pembacaan Surah Yasin diharapkan menjadi penguat nilai spiritual, menumbuhkan kesadaran untuk berubah, serta menjadi bekal bagi Warga Binaan dalam menjalani kehidupan yang lebih baik setelah kembali ke tengah masyarakat. (afn)
Kontributor: Humas Lapas Tanjung
What's Your Reaction?


