Dorong Kemandirian, Bapas Denpasar Bekali Klien Keterampilan Budidaya Puyuh
Badung, INFO_PAS – Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I Denpasar dorong peningkatan kemandirian Klien Pemasyarakatan melalui pembimbingan yang berikan keterampilan praktis dan dapat dikembangkan jadi peluang usaha. Salah satunya melalui Bimbingan Kemandirian Pelatihan Budidaya Telur Puyuh yang dilaksanakan di Desa Sibangkaja, Kabupaten Badung, Selasa (1/9).
Kegiatan yang merupakan tindak lanjut kerja sama antara Bapas Denpasar dan BUMDes Sibangkaja ini diawali di Aula Banjar Sarean. Kegiatan dibuka Kepala Subseksi Bimbingan Kerja Bapas Denpasar, Imanisa Widyanto, yang hadir mewakili Kepala Bapas Denpasar, bersama Perbekel Desa Sibangkaja, Ni Nyoman Rai Sudani.
Pelatihan tersebut jadi sarana bagi Klien Pemasyarakatan untuk memperoleh pengetahuan dan keterampilan di bidang budidaya ternak puyuh. Pembekalan ini diharapkan dapat jadi pengalaman yang dapat dikembangkan sebagai kegiatan produktif sekaligus alternatif usaha setelah Klien kembali ke masyarakat.
Imanisa Widyanto menyampaikan bahwa pembimbingan kemandirian perlu diarahkan pada keterampilan yang memberikan manfaat nyata bagi Klien. Menurutnya, budidaya puyuh salah satu bentuk pembimbingan yang memberi kesempatan kepada Klien untuk belajar sekaligus mengenal potensi usaha yang dapat dikembangkan.
“Kami berharap pelatihan ini tidak hanya memberikan pengetahuan baru kepada Klien Pemasyarakatan, tetapi juga menjadi bekal yang dapat mereka manfaatkan untuk membangun kemandirian. Dengan adanya keterampilan dan pengalaman praktik, kami ingin Klien memiliki kepercayaan diri untuk mengembangkan potensi yang dimiliki secara produktif,” ujar Imanisa.
Sementara itu, Ni Nyoman Rai Sudani menyambut baik kegiatan yang melibatkan Klien Pemasyarakatan tersebut..
“Kami sangat mendukung kegiatan yang dilaksanakan Bapas Denpasar bersama BUMDes Sibangkaja ini. Harapannya, melalui pelatihan budidaya puyuh ini para Klien Pemasyarakatan mendapatkan keterampilan yang bermanfaat dan bisa dikembangkan menjadi kegiatan yang produktif. Kami juga berharap kerja sama seperti ini dapat terus berjalan dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Rai Sudani.
Usai kegiatan pembukaan, Klien Pemasyarakatan bersama jajaran Bapas Denpasar dan pihak terkait mengunjungi lokasi budidaya ternak puyuh. Di lokasi tersebut, peserta dapat pengenalan langsung mengenai budidaya puyuh, mulai dari lingkungan pemeliharaan hingga pengelolaan ternak.
Pembelajaran lapangan tersebut memberi gambaran kepada Klien mengenai proses budidaya dan potensi pengembangan usaha ternak puyuh. Dengan demikian, peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan secara teori, tetapi juga melihat praktiknya secara langsung.
Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk pembimbingan Bapas Denpasar dalam mempersiapkan Klien Pemasyarakatan agar mampu kembali ke masyarakat dengan keterampilan dan pengalaman yang bermanfaat. Keterlibatan pemerintah desa dan BUMDes juga membuka ruang bagi masyarakat untuk turut mendukung proses pembimbingan. (afn)
Kontributor: Humas Bapas Denpasar
What's Your Reaction?


