Dorong Kemandirian dan Pemberdayaan Klien, Bapas Baubau Jajaki Kerja Sama dengan Rumah BUMN Muna
Baubau, INFO_PAS - Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Baubau terus perluas jejaring kerja sama dalam mendukung kemandirian dan pemberdayaan Klien Pemasyarakatan. Kali ini, Kepala Bapas Baubau, Mustar Taro, lakukan penjajakan kerja sama dengan Rumah BUMN Muna, sebuah program binaan PLN Peduli, untuk membuka peluang dukungan bagi pelaku UMKM dari kalangan Klien Bapas, Kamis (6/8).
Kedatangan Mustar disambut langsung oleh Koordinator Rumah BUMN Muna, Sitti Musdalifah. Pada kesempatan tersebut Mustar menyampaikan harapan agar Rumah BUMN Muna menjadi salah satu mitra strategis dalam mendukung pengembangan UMKM produk hasil karya Klien Bapas Baubau di wilayah Kabupaten Muna.
Kerja sama yang dijajaki diharapkan tidak hanya sebatas pendampingan, tetapi juga dapat membuka akses bagi Klien terhadap pengembangan kapasitas usaha, pemasaran, peningkatan kualitas produk, hingga perluasan jejaring usaha. Langkah ini menjadi upaya Bapas Baubau untuk membangun ekosistem pembimbingan yang lebih kolaboratif. Dengan menggandeng berbagai pihak, Klien Pemasyarakatan diharapkan makin memiliki kesempatan untuk mengembangkan potensi, meningkatkan produktivitas, dan kembali berperan secara positif di tengah masyarakat
“Kami berharap Rumah BUMN Muna mendukung, bahkan membantu mengembangkan UMKM milik Klien di wilayah Muna. Dengan adanya kolaborasi seperti ini, kami ingin memastikan Klien tidak hanya mendapatkan bimbingan, tetapi juga memiliki kesempatan untuk berkembang dan mandiri secara ekonomi,” harap Mustar.
Mewakili Rumah BUMN Muna, Sitti Muzdalifah menyatakan kesiapannya untuk memfasilitasi dan mendukung pemasaran berbagai produk hasil karya Klien Bapas Baubau. “Kolaborasi ini diharapkan mendukung proses reintegrasi sosial Klien Pemasyarakatan agar mandiri secara ekonomi dan tidak kembali mengulangi tindak pidana,” ucapnya.
Dukungan dari Rumah BUMN Muna menjadi langkah strategis untuk memperluas jangkauan pasar produk lokal buatan Klien Pemasyarakatan, mulai dari kerajinan tangan, produk olahan pangan, hingga komoditas kreatif lainnya. Melalui fasilitasi ini, produk-produk tersebut tidak hanya dipasarkan secara konvensional di galeri UMKM, tetapi juga mendapatkan kesempatan untuk masuk ke ekosistem pemasaran digital serta pelatihan pengembangan kemasan dan kualitas produk. (IR)
Kontributor: Bapas Baubau
What's Your Reaction?


