Dorong Perubahan Positif Warga Binaan, Lapas Ambon Hadirkan Materi WHOQOL dan Pembinaan Karakter

Dorong Perubahan Positif Warga Binaan, Lapas Ambon Hadirkan Materi WHOQOL dan Pembinaan Karakter

Ambon, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Ambon kembali selenggarakan kegiatan rehabilitasi sosial bagi Warga Binaan sebagai komitmen meningkatkan kualitas pembinaan dan kesiapan mereka untuk kembali ke masyarakat, Senin (15/12). Kegiatan ini menghadirkan dua narasumber, yaitu Mekky Patty selaku Kepala Seksi Pembinaan Narapidana dan Anak Didik yang memberikan materi mengenai peran pembinaan dalam proses rehabilitasi, serta Yolanda Litaay yang membawakan materi World Health Organization Quality of Life (WHOQOL) dan sosialisasi pengelolaan sampah.

Pada sesi pertama, Mekky Patty menegaskan pembinaan merupakan fondasi utama dalam proses rehabilitasi sosial. Ia menjelaskan pembinaan tidak hanya berfokus pada kedisiplinan, tetapi juga pada pengembangan karakter, peningkatan kemampuan, dan persiapan mental Warga Binaan untuk kembali ke masyarakat. “Rehabilitasi adalah proses perubahan diri. Pembinaan memberikan ruang bagi warga binaan untuk belajar, memperbaiki diri, dan menemukan kembali potensi yang mereka miliki,” jelasnya.

Materi berikutnya disampaikan Yolanda Litaay tentang konsep WHOQOL sebagai instrumen penting untuk menilai kualitas hidup seseorang dari aspek fisik, psikologis, hubungan sosial, hingga lingkungan. Yolanda menekankan pemahaman terhadap kualitas hidup membantu Warga Binaan mengenali kondisi diri, mengelola emosi, serta membangun pola pikir positif selama menjalani masa pembinaan. Selain itu, ia juga memberikan sosialisasi mengenai pentingnya pengelolaan sampah sebagai bagian dari perilaku hidup bersih dan sehat di lingkungan lapas.

“Mari mulai memilah sampah, menjaga kebersihan blok hunian, dan pahami bahwa kepedulian terhadap lingkungan merupakan bagian dari pembentukan karakter yang bertanggung jawab,” ajak Yolanda.

Sementara itu, Kepala Lapas Ambon, Hendra Budiman, memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. Ia menegaskan rehabilitasi sosial merupakan bagian penting dari misi Pemasyarakatan dalam membentuk Warga Binaan yang lebih siap menghadapi kehidupan setelah bebas.

“Kami ingin memastikan setiap Warga Binaan mendapatkan pembinaan yang menyentuh aspek mental, sosial, dan lingkungan. Kegiatan seperti ini sangat penting untuk membangun kesadaran, tanggung jawab, dan kesiapan mereka dalam menjalani kehidupan yang lebih baik di luar nanti,” ujar Hendra.

Kegiatan ini mendapat respons positif dari para Warga Binaan yang tampak antusias mengikuti diskusi dan tanya jawab. Banyak di antara mereka mendapatkan wawasan baru mengenai pentingnya menjaga kualitas hidup, kesehatan mental, dan memahami peran pembinaan dalam membentuk masa depan yang lebih baik.

Salah satu peserta rehabilitasi, R, menyampaikan kesan positifnya. “Materi hari ini membuka pikiran saya. Saya jadi lebih paham bagaimana cara menjaga kualitas hidup dan mengelola emosi. Ini sangat membantu saya untuk berubah menjadi pribadi yang lebih baik,” ungkapnya.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Lapas Ambon kembali menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pembinaan yang humanis, edukatif, dan berkelanjutan. Program rehabilitasi sosial diharapkan terus diperkuat sebagai langkah nyata mendukung proses reintegrasi sosial Warga Binaan secara lebih efektif dan bermartabat. (IR)

 

Kontributor: Lapas Ambon

What's Your Reaction?

like
8
dislike
0
love
4
funny
0
angry
0
sad
0
wow
2