Dua Pegawai Lapas Kotabaru Terima Penghargaan Menkumham

Jakarta, INFO_PAS - Dua pegawai Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas IIB Kotabaru, Kalimantan Selatan menerima penghargaan dari Menteri Hukum dan HAM (Menkumham), Yasonna H. Laoly, di Jakarta, Senin (8/6). Penghargaan diserahkan saat pelaksanaan apel pagi di Lapangan Upacara Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) bersamaan dengaan pemberhentian dengan tidak hormat terhadap pegawai yang terlibat narkoba. Mereka yang menerima penghargaan adalah Rachmat Arief Wicaksono dan Herdaus yang merupakan Petugas Pengamanan Pintu Utama (P2U) Lapas yang berhasil menggagalkan penyelundupan narkotika jenis sabu ke dalam lapas. Rachmat dan Herdaus berhasil menggagalkan sabu yang diselundupkan pengunjung melalui sendal pada Kamis (4/6) lalu. Rachmat Arief Wicaksono merasa terharu karena begitu besar perhatian pimpinan terhadap kinerja bawahan walaupu

Dua Pegawai Lapas Kotabaru Terima Penghargaan Menkumham
Jakarta, INFO_PAS - Dua pegawai Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas IIB Kotabaru, Kalimantan Selatan menerima penghargaan dari Menteri Hukum dan HAM (Menkumham), Yasonna H. Laoly, di Jakarta, Senin (8/6). Penghargaan diserahkan saat pelaksanaan apel pagi di Lapangan Upacara Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) bersamaan dengaan pemberhentian dengan tidak hormat terhadap pegawai yang terlibat narkoba. Mereka yang menerima penghargaan adalah Rachmat Arief Wicaksono dan Herdaus yang merupakan Petugas Pengamanan Pintu Utama (P2U) Lapas yang berhasil menggagalkan penyelundupan narkotika jenis sabu ke dalam lapas. Rachmat dan Herdaus berhasil menggagalkan sabu yang diselundupkan pengunjung melalui sendal pada Kamis (4/6) lalu. Rachmat Arief Wicaksono merasa terharu karena begitu besar perhatian pimpinan terhadap kinerja bawahan walaupun berada di ujung Pulau Borneo. "Saya hanya melaksanakan tugas saja. Saya bangga bisa dipanggil oleh menteri untuk menerima penghargaan. Walaupun kami di daerah, tapi mendapatkan perhatian dari pusat," ujar Rachmat. "Semoga ini bisa memacu semangat bagi semua petugas untuk kerja lebih baik," tambahnya. Rekan Rachmat, Herdaus, juga menyampaikan ucapan terima kasih atas penghargaan ini. "Kalau tidak dapat penghargaan ini, tidak mungkin kami sampai Jakarta. Saya baru sekali ini naik pesawat," ujarnya lugu. Mereka datang ke Jakarta bersama dengan Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Kalimantan Selatan, Yunaedi, dan Kepala Divisi Pemasyarakatan Kalimantan Selatan, Harun Sulianto. Menkumham menyatakan bahwa keterlibatan pegawai dalam kasus narkoba sangat menyedihkan. "Mereka seharusnya jadi pembina, bukan menjadi bagian perusak masa depan anak bangsa. Namun saya bangga karena masih ada petugas yang punya integritas dan bisa mencegah masuknya narkoba kedalam lapas," ucapnya. "Tidak ada toleransi, siapa yang melanggar, saya pecat. Dan untuk yang berprestasi saya akan berikan reward," pungkas Yassona. Penulis: JP Budi W.

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0