Dua Petugas Lapas Labuhan Bilik Ditahbiskan Jadi Sintua HKBP, Siap Ayomi Jemaat dan Warga Binaan
Labuhan Batu, INFO_PAS — Dua petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Labuhan Bilik, Lenardo Deyos Simorangkir dan Adi S. Manuppak Marbun, resmi ditahbiskan menjadi Sintua (Penatua) Gereja HKBP Labuhan Bilik, Senin (10/8). Penahbisan ini menegaskan komitmen kedua abdi negara tersebut untuk memperluas pengabdian. Tidak hanya di lingkaran birokrasi, tetapi juga dalam pembinaan kerohanian masyarakat dan Warga Binaan.
Sebagai Sintua, keduanya mengemban tugas gerejawi untuk memimpin dan melayani ibadah, memberitakan firman Tuhan, dan berkhutbah. Peran pelayanan firman ini tidak hanya ditujukan bagi jemaat umum HKBP Labuhan Bilik, melainkan juga disalurkan secara konsisten kepada para Warga Binaan di Lapas. Penahbisan ini diharapkan menjadi teladan hidup yang positif, baik di tengah lingkungan pelayan publik, gereja, maupun masyarakat.
Lenardo mengungkapkan rasa syukur dan tanggung jawab besar yang kini diembannya usai ditahbiskan. "Amanah ini adalah panggilan jiwa. Tugas kami bukan sekadar menjalankan fungsi pembinaan di Lapas secara administratif, melainkan menyentuh hati Warga Binaan melalui pendekatan kerohanian. Kami berharap keberadaan kami membawa ketenangan, membimbing mereka menuju pertobatan, dan menjadi teladan hidup yang nyata di mana pun kami ditempatkan," harapnya.
Sementara itu, Kepala Lapas Labuhan Bilik, Leonardo Pandjaitan, memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas penahbisan kedua anggotanya tersebut. Hal ini menjadi nilai tambah yang sangat positif bagi program pembinaan di Lapas Labuhan Bilik.
"Ini bukti petugas Lapas memiliki integritas dan karakter moral yang diakui masyarakat dan lembaga keagamaan. Kehadiran mereka sebagai Sintua akan memperkuat program pembinaan kepribadian kerohanian bagi Warga Binaan sehingga proses rehabilitasi moral di Lapas berjalan makin optimal," ungkap Leo.
Melalui penahbisan ini, diharapkan sinergi antara pelayanan masyarakat dan pembinaan Warga Binaan makin kokoh, membawa dampak perubahan perilaku nyata demi terciptanya lingkungan Pemasyarakatan yang lebih humanis. (IR)
Kontributor: Lapas Labuhan Bilik
What's Your Reaction?


