Dukung Ketahanan Pangan, Rutan Majene Gandeng Polri dan Penyuluh Pertanian

Dukung Ketahanan Pangan, Rutan Majene Gandeng Polri dan Penyuluh Pertanian

Majene, INFO_PAS - Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Majene pantau lahan pertanian baru milik Kelompok Tani Antrabes Rutan Majene yang berlokasi di Lingkungan Mangge, Kelurahan Totoli, Kecamatan Banggae, Kabupaten Majene, Jumat (23/1). Kegiatan ini menjadi langkah awal optimalisasi lahan produktif dalam mendukung program ketahanan pangan.

Pemantauan lahan tersebut melibatkan unsur lintas sektor, di antaranya Bhabinkamtibmas Polsek Banggae Brigpol Abdul Rahim, Koordinator Penyuluh Pertanian Kecamatan Banggae Hj. Misrukiah, serta Ketua RW 05 Lingkungan Mangge Saharuddin. Kolaborasi ini mencerminkan keterlibatan aktif aparat keamanan, penyuluh pertanian, dan masyarakat dalam mendukung pengelolaan lahan secara berkelanjutan.

Lahan seluas kurang lebih satu hektare tersebut direncanakan akan ditanami berbagai komoditas hortikultura dan tanaman jagung. Pemantauan dilakukan untuk memastikan kesiapan lahan sebelum memasuki tahap pengolahan dan penanaman, sekaligus sebagai bagian dari persiapan Rutan Majene menjadi tuan rumah penanaman massal dalam rangka Hari Bakti Pemasyarakatan di lingkungan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sulawesi Barat.

Kepala Rutan Majene, Christy Jozef Thenu, menjelaskan bahwa pemanfaatan lahan ini tidak hanya diarahkan untuk mendukung ketahanan pangan, tetapi juga sebagai sarana pembinaan produktif.

“Kegiatan ini merupakan langkah awal memastikan kesiapan lahan yang akan dikelola Kelompok Tani Antrabes Rutan Majene. Kami berharap lahan ini dapat dimanfaatkan secara optimal dan berkelanjutan,” jelasnya.

Ia menambahkan, program pertanian tersebut juga diharapkan memberi dampak sosial dan ekonomi bagi lingkungan sekitar.

“Melalui kolaborasi lintas sektor, kami ingin hasil pertanian nantinya dapat mendukung ketahanan pangan sekaligus memberi manfaat bagi masyarakat serta menjadi bagian dari pembinaan kemandirian Warga Binaan,” ujarnya.

Di tempat terpisah, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sulawesi Barat, Ramdani Boy, mengapresiasi langkah Rutan Majene dalam mengembangkan Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) di bidang pertanian.

“Pemanfaatan lahan produktif yang dilakukan Rutan Majene merupakan langkah positif dalam mendukung ketahanan pangan. Ke depan, lahan SAE ini diharapkan dapat menjadi percontohan bagi UPT Pemasyarakatan di Sulawesi Barat,” katanya.

Bhabinkamtibmas Polsek Banggae, Brigpol Abdul Rahim, menyampaikan bahwa keterlibatan Polri merupakan bagian dari dukungan terhadap program pemerintah sekaligus upaya menjaga kondusivitas kamtibmas.

“Kami mendukung kegiatan-kegiatan positif seperti ini karena selain membantu ketahanan pangan, juga memperkuat sinergi antara aparat dan masyarakat,” tuturnya.

Sementara itu, Koordinator Penyuluh Pertanian Kecamatan Banggae, Misrukiah, menilai kondisi lahan memiliki potensi yang baik untuk dikembangkan.

“Secara teknis lahan cukup siap untuk ditanami beberapa komoditas. Kami akan terus melakukan pendampingan agar pengelolaan hingga penanaman berjalan sesuai kaidah pertanian yang baik,” ungkapnya.

Melalui sinergi lintas sektor ini, Rutan Majene terus mendorong pemanfaatan lahan produktif secara optimal sebagai bagian dari ketahanan pangan, pembinaan kemandirian, dan pemberdayaan lingkungan sekitar. (afn)

 

Kontributor: Humas Rutan Majene

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0