Gandeng PKBM Azzahra, Lapas Banjarmasin Gelar Pembelajaran Paket A hingga C

Gandeng PKBM Azzahra, Lapas Banjarmasin Gelar Pembelajaran Paket A hingga C

Banjarmasin, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banjarmasin bersinergi dengan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Azzahra penuhi hak pendidikan Warga Binaan melalui program pendidikan kesetaraan Paket A, Paket B, dan Paket C. Pembelajaran pada Sabtu (24/10) mencakup mata pelajaran Matematika, Seni Budaya, dan Pancasila sesuai jenjang pendidikan masing-masing.

Peserta Paket A ikuti pembelajaran Matematika dengan materi Kelipatan Persekutuan Terkecil (KPK) yang dibimbing oleh tutor PKBM Azzahra, Rachmi Utari. Materi meliputi pemahaman kelipatan bilangan, kelipatan persekutuan, serta cara menentukan KPK dari dua bilangan atau lebih untuk tingkatkan kemampuan berhitung.

Sementara itu, peserta Paket B ikuti pembelajaran Seni Budaya dengan materi Makna Budaya Tradisi bersama tutor Noor Ifansyah. Melalui materi ini, Warga Binaan diajak memahami nilai-nilai dalam tradisi masyarakat serta pentingnya menjaga warisan budaya sebagai bagian dari identitas bangsa.

Adapun peserta Paket C ikuti pembelajaran Pancasila dengan materi Berpancasila dalam Kehidupan Sehari-hari yang dibimbing oleh tutor Ratna Sari Dewi. Pembelajaran ini tekankan penerapan nilai-nilai Pancasila, seperti menghormati perbedaan, menjaga persatuan, mengutamakan musyawarah, serta bersikap adil dan bertanggung jawab.

Kasi Binadik Lapas Banjarmasin, Gilang Wisnuwardhana, menyampaikan bahwa pendidikan kesetaraan tidak hanya memberikan pengetahuan akademik, tetapi juga memperluas wawasan dan membangun karakter Warga Binaan sesuai jenjang pendidikannya.

“Melalui pembelajaran Paket A, Paket B, dan Paket C, Warga Binaan memperoleh kesempatan untuk terus belajar dan mengembangkan kemampuan diri. Materi yang diberikan juga dirancang untuk menambah pengetahuan, memperkuat pemahaman terhadap nilai-nilai budaya, serta mendorong penerapan nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Secara terpisah, Kepala Lapas Banjarmasin, Akhmad Herriansyah, tegaskan komitmen pihaknya dalam memenuhi hak pendidikan Warga Binaan melalui kerja sama dengan lembaga pendidikan eksternal.

“Kami berkomitmen memastikan Warga Binaan tetap memiliki kesempatan memperoleh pendidikan selama menjalani masa pembinaan. Kerja sama dengan PKBM Azzahra merupakan salah satu upaya mendukung pembinaan berkelanjutan agar Warga Binaan memiliki bekal pengetahuan, karakter, dan keterampilan yang bermanfaat saat kembali ke tengah masyarakat,” tegas Akhmad.

Salah seorang peserta Paket A inisial Y mengaku senang dapat kembali mengikuti pembelajaran.

“Dari materi KPK ini, saya jadi lebih memahami cara menghitung dan menyelesaikan soal Matematika. Saya berharap bisa terus mengikuti pembelajaran sampai selesai,” ungkapnya.

Hal serupa dirasakan peserta Paket B inisial Z. Ia menilai pembelajaran Seni Budaya memberinya pemahaman baru tentang nilai-nilai tradisi.

“Saya jadi lebih memahami bahwa tradisi bukan sekadar kebiasaan, tetapi juga memiliki nilai dan makna yang perlu dijaga. Pembelajaran ini menambah pengetahuan dan membuat saya lebih menghargai budaya sendiri,” tuturnya.

Sementara itu, peserta Paket C inisial B mengungkapkan bahwa pembelajaran Pancasila mengingatkannya untuk menerapkan nilai-nilai positif dalam kehidupan sehari-hari.

“Saya memahami bahwa Pancasila bukan hanya untuk dihafalkan, tetapi juga perlu diterapkan, seperti menghormati orang lain, menjaga kerukunan, dan bertanggung jawab atas tindakan sendiri. Pembelajaran ini memotivasi saya untuk terus memperbaiki diri,” katanya.

Lapas Banjarmasin terus dukung pendidikan kesetaraan bagi Warga Binaan sebagai bagian dari pembinaan. Kesempatan belajar ini diharapkan dapat memperluas pengetahuan, membangun karakter, dan mempersiapkan Warga Binaan menjalani kehidupan yang lebih baik setelah kembali ke masyarakat. (afn)

 

Kontributor: Humas Lapas Banjarmasin

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0