Garda Terdepan Integritas, Petugas Pemasyarakatan Jatim Dikukuhkan Jadi Satops Patnal

Garda Terdepan Integritas, Petugas Pemasyarakatan Jatim Dikukuhkan Jadi Satops Patnal

Surabaya, INFO_PAS – Empat petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Pemuda Kelas IIA Madiun resmi dikukuhkan sebagai anggota Satuan Operasional Kepatuhan Internal (Satops Patnal) sebagai penguatan komitmen Pemasyarakatan dalam menjaga integritas dan tata kelola yang bersih. Pengukuhan berlangsung di halaman Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Timur, Rabu (8/4).

Kepala Lapas Pemuda Madiun, Wahyu Susetyo, memberikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada petugasnya. Ia menegaskan kehadiran Satops Patnal akan makin memperkuat sistem pengawasan internal dan menjadi garda terdepan dalam menjaga disiplin di lingkungan Lapas.

“Saya bangga atas pengukuhan empat petugas kami sebagai anggota Satops Patnal. Ini merupakan bentuk kepercayaan sekaligus tanggung jawab besar untuk menjaga integritas dan disiplin. Saya berharap mereka menjalankan tugas dengan profesional, tegas, dan menjadi teladan bagi seluruh petugas,” harap Wahyu.

Salah satu petugas yang dikukuhkan, Dicto Fiqrislam Akbar, menyampaikan rasa syukur sekaligus komitmennya. “Ini adalah amanah besar. Kami siap menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab demi menjaga integritas di lingkungan Lapas Pemuda Madiun,” tegasnya.

Pada kesempatan yang sama, tiga petugas Rumah Tahanan Negara (Rutan) Perempuan Kelas IIA Surabaya juga dikukuhkan sebagai Satops Patnal. "Pengukuhan ini menjadi momen penting dalam memperkuat pengawasan internal sekaligus meningkatkan kualitas tata kelola dan manajemen di lingkungan Pemasyarakatan,” tegasnya.

"Ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat sistem pengawasan internal dan menumbuhkan budaya kerja yang transparan, akuntabel, serta profesional," kata Kepala Rutan Perempuan Surabaya, Yuyun Nurliana. 

Sementara itu, salah satu petugas yang dikukuhkan, Yusuf, menyatakan amanah ini merupakan tanggung jawab besar yang harus dijaga. “Tugas ini bukan sekadar menjalankan prosedur, tetapi juga menjadi contoh bagi rekan-rekan di Unit Pelaksana teknis agar selalu bekerja dengan integritas,” terangnya.

Sebelumnya, Kepala Kanwil Ditjenpas Jawa Timur, Kadiyono, menekankan pentingnya peran Satops Patnal dalam menjaga disiplin dan integritas petugas. Keberadaan Satops Patnal menjadi deteksi dini terhadap potensi pelanggaran di lingkungan Pemasyarakatan.

“Satops Patnal harus mampu menjadi motor penggerak dalam menciptakan lingkungan kerja yang bersih, tertib, dan bebas dari pelanggaran,” tegas Kadiyono.

Dengan pengukuhan Satops Patnal ini, diharapkan peran mereka makin optimal dalam menjaga kedisiplinan, meningkatkan efektivitas pengawasan internal, dan mendukung terciptanya Pemasyarakatan yang profesional, berintegritas, serta semakin dipercaya masyarakat. Langkah ini menegaskan komitmen Pemasyarakatan Jawa Timur dalam membangun budaya kerja yang bersih, aman, dan berstandar tinggi. (IR)

 

 

Kontributor: Lapas Pemuda Madiun, Rutan Perempuan Surabaya

What's Your Reaction?

like
0
dislike
1
love
1
funny
1
angry
1
sad
3
wow
2