Gerak Produktif Warga Binaan Lapas Ambon, Rampungkan Pesanan Dua Gerobak Sampah untuk Kelurahan Batu Meja
Ambon, INFO_PAS - Warga Binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Ambon kembali buktikan produktivitas dan kreativitas mereka melalui program pembinaan kemandirian dengan sukses merampungkan pembuatan dua unit gerobak sampah pesanan dari Kantor Kelurahan Batu Meja, Rabu (28/10). Sebelumnya, pengerjaan gerobak yang dilakukan di bengkel kerja Lapas Ambon ini melalui beberapa tahapan utama, mulai dari pemotongan besi siku dan pelat sesuai rancangan kerangka yang presisi, proses pengelasan untuk menyatukan struktur agar menahan beban berat, hingga tahap pengecatan menggunakan cat antikarat agar awet dan tahan terhadap cuaca ekstrem.
Kepala Seksi Kegiatan Kerja, Zulkipli Salampessy, menjelaskan program kemandirian tersebut dirancang untuk membekali Warga Binaan dengan keahlian nyata sekaligus menanamkan etos kerja yang produktif agar mereka memiliki bekal positif saat bebas nanti. "Kami tidak hanya melatih keterampilan teknis para Warga Binaan, tetapi juga menanamkan etos kerja yang produktif agar mereka memiliki bekal positif saat bebas nanti," terangnya.
Apresiasi turut disampaikan oleh Kelurahan Batu Meja melalui perwakilannya, Aditya Tauran. Ia mengungkapkan rasa puas atas hasil karya Warga Binaan karena kualitas gerobak sampah tersebut sangat kokoh dan pengerjaannya sangat rapi untuk membantu operasional kebersihan di wilayah kelurahan,
"Kami sangat puas dengan hasil kerja para Warga Binaan di Lapas Ambon. Kualitas gerobak sampah ini sangat kokoh dan pengerjaannya juga rapi, sangat membantu operasional kebersihan di wilayah Kelurahan Batu Meja," puji Aditya.
Salah seorang Warga Binaan yang berinisial DT mengungkapkan rasa syukur dan bangganya karena dilibatkan dalam pembuatan gerobak tersebut. Ia senang mendapat ilmu dan keahlian baru di bidang pengelasan serta memperoleh premi yang bermanfaat sebagai tabungan.
"Kami sangat bersyukur bisa dilibatkan dalam pembuatan gerobak ini. Selain mendapat ilmu dan keahlian baru di bidang pengelasan, kami juga menghasilkan sesuatu yang bermanfaat bagi masyarakat luar dan mendapat premi untuk tabungan kami," ungkap DT.
Sementara itu, Kepala Lapas Ambon, S. Hendra Budiman, menambahkan pembinaan kemandirian ini merupakan komitmen untuk mengubah Warga Binaan menjadi insan yang mandiri, produktif, andal dan siap berkontribusi positif bagi masyarakat. "Pembinaan kemandirian adalah wujud nyata komitmen Lapas Ambon untuk mengubah Warga Binaan menjadi insan yang mandiri, produktif, andal, dan siap berkontribusi positif bagi masyarakat setelah mereka menyelesaikan masa pembinaannya," ucapnya.
Hasil dari penjualan gerobak sampah ini akan dikelola secara transparan dengan disetorkan sebagai Penerimaan Negara Bukan Pajak dan diberikan sebagai premi atau upah kerja bagi Warga Binaan yang terlibat langsung. Keberhasilan pengerjaan pesanan gerobak sampah ini sekaligus membuktikan Lapas telah bertransformasi menjadi pusat pelatihan vokasi produktif dan bermanfaat bagi pembangunan daerah melalui sinergi yang baik dengan berbagai instansi. (IR)
Kontributor: Lapas Ambon
What's Your Reaction?


