Hadapi Kabut Asap, Lapas Tanjung Tingkatkan Pemantauan Kesehatan Warga Binaan
Tanjung, INFO_PAS – Kabut asap yang menyelimuti wilayah Tanjung mendorong Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tanjung tingkatkan perhatian terhadap kondisi kesehatan Warga Binaan. Melalui program Sapa Kasih, jajaran Lapas pantau kondisi Warga Binaan sekaligus bagikan masker sebagai langkah perlindungan dari paparan asap, Senin (31/8).
Pemantauan dilakukan dengan menyambangi Warga Binaan dan memperhatikan kondisi kesehatan mereka di lingkungan hunian. Petugas juga ingatkan Warga Binaan untuk menggunakan masker, terutama ketika kondisi udara kurang baik.
Kepala Lapas (Kalapas) Tanjung, Tri Joko Wiyono, mengatakan kondisi kabut asap membutuhkan perhatian khusus karena dapat memengaruhi kesehatan, terutama bagi mereka yang memiliki keluhan pada saluran pernapasan. Karena itu, ia meminta jajaran tetap aktif memantau kondisi Warga Binaan.
"Kami tidak ingin menunggu sampai muncul keluhan kesehatan. Ketika kondisi udara seperti ini, kami langsung mengambil langkah sederhana yang bisa dilakukan, salah satunya memastikan Warga Binaan menggunakan masker dan kondisi mereka terus kami pantau," ujar Tri Joko Wiyono.
Kepala Seksi Pembinaan Narapidana dan Kegiatan Kerja, Robyanoor, menjelaskan bahwa Sapa Kasih jadi sarana bagi petugas untuk berinteraksi langsung dengan Warga Binaan sekaligus mengetahui kondisi mereka. Menurutnya, pemantauan lapangan membantu petugas merespons lebih cepat apabila terdapat Warga Binaan yang membutuhkan perhatian.
"Kami manfaatkan Sapa Kasih untuk melihat langsung kondisi Warga Binaan. Selain membagikan masker, kami juga mengingatkan mereka supaya menjaga kebersihan dan segera menyampaikan kepada petugas apabila merasakan keluhan kesehatan," jelas Robyanoor.
Salah seorang Warga Binaan, Rudiyat, mengaku merasa terbantu dengan pembagian masker tersebut. Ia mengatakan petugas juga memberikan perhatian terhadap kondisi mereka selama kabut asap muncul.
"Masker ini sangat membantu, apalagi asap cukup terasa. Petugas juga mengingatkan kami untuk menggunakannya dan segera melapor kalau merasa tidak enak badan," ungkap Rudiyat. (afn)
Kontributor: Humas Lapas Tanjung
What's Your Reaction?


