Hadapi Musim Kering, Rutan Pelaihari Intensifkan Perawatan Timun dan Pare
Pelaihari, INFO_PAS - Terik matahari dan kondisi tanah yang lebih cepat kering jadi ancaman bagi tanaman di Kebun Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Pelaihari. Namun, kondisi tersebut tidak membuat aktivitas pertanian berhenti. Petugas bersama Warga Binaan tetap turun ke kebun untuk pastikan tanaman timun dan pare mendapatkan perawatan yang cukup, Senin (31/8).
Petugas Pembinaan Pertanian, M. Ridho, bersama Warga Binaan Putra melakukan penyiraman tanaman sejak pagi. Air diberikan secara terukur pada area sekitar tanaman untuk menjaga kelembapan tanah sekaligus mengurangi risiko tanaman kekurangan air akibat cuaca kering.
Tidak sekadar menyiram, keduanya juga memeriksa kondisi tanaman satu per satu. Daun dan batang diperhatikan untuk melihat perkembangan pertumbuhan serta memastikan tanaman tetap terawat. Aktivitas tersebut menjadi bagian dari rutinitas perawatan hingga tanaman memasuki masa panen.
Bagi Putra merawat tanaman di tengah musim kering memberikan pelajaran tersendiri. Ia harus lebih teliti menentukan kebutuhan tanaman dan memahami bahwa hasil tidak datang secara instan.
“Kalau musim kering, tanaman harus lebih sering diperhatikan. Dari sini saya belajar untuk sabar dan disiplin, karena kalau tidak dirawat setiap hari, tanaman bisa tidak tumbuh dengan baik,” ujar Putra.
M. Ridho menjelaskan, penyiraman menjadi salah satu hal yang perlu mendapat perhatian ketika kondisi cuaca lebih kering. Menurutnya, perawatan yang konsisten diperlukan agar tanaman tetap tumbuh sekaligus memberikan pengalaman praktik kepada Warga Binaan.
“Di musim kering seperti sekarang, penyiraman dan pemantauan tanaman harus dilakukan lebih rutin agar timun dan pare tetap tumbuh dengan baik. Perawatan ini juga menjadi kesempatan bagi Warga Binaan untuk belajar menjaga tanaman dari proses awal sampai nantinya menghasilkan,” katanya.
Aktivitas di Kebun SAE tersebut perlihatkan bahwa keberhasilan pertanian tidak hanya ditentukan saat masa panen. Proses perawatan, mulai dari menjaga kelembapan tanah hingga memantau pertumbuhan tanaman, turut menentukan hasil yang diperoleh.
Bagi Rutan Pelaihari, kegiatan tersebut sekaligus menjadi ruang pembelajaran bagi Warga Binaan untuk mengenal keterampilan pertanian secara langsung. Pemanfaatan lahan melalui kegiatan produktif ini menjadi bagian dari upaya mendukung kemandirian pangan di lingkungan Pemasyarakatan.
Di tengah musim yang menuntut perhatian lebih, perawatan tanaman jadi bagian dari pembinaan yang mengajarkan Warga Binaan untuk disiplin dan bertanggung jawab terhadap proses yang dijalani. (afn)
Kontributor: Humas Rutan Pelaihari
What's Your Reaction?


