Konsisten Dukung Ketahanan Pangan, Lapas Mojokerto Pindahkan 200 Itik ke Kandang Pembesaran

Konsisten Dukung Ketahanan Pangan, Lapas Mojokerto Pindahkan 200 Itik ke Kandang Pembesaran

Mojokerto, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Mojokerto konsisten dukung program ketahanan pangan melalui kegiatan budidaya ternak. Sebanyak 200 ekor itik dipindahkan dari kandang pembibitan ke kandang pembesaran sebagai bagian dari pengembangan kegiatan pembinaan kemandirian Warga Binaan, Jumat (28/8).

Proses pemindahan dilakukan oleh petugas bersama Warga Binaan dan peserta magang. Kegiatan berlangsung dengan memperhatikan kondisi itik agar pemindahan berjalan aman dan tidak mengganggu pertumbuhan ternak.

Petugas Kegiatan Kerja Lapas Mojokerto, Bayu R., menyampaikan bahwa 200 ekor itik tersebut dipindahkan setelah memasuki usia 18 hari. “Itik yang dipindahkan sebanyak 200 ekor dan saat ini sudah berusia 18 hari. Selanjutnya, pemeliharaan akan dilakukan secara rutin di kandang pembesaran untuk memastikan pertumbuhan dan perkembangannya tetap optimal,” ujar Bayu.

Salah seorang Warga Binaan, SA, mengaku kegiatan tersebut memberikan pengalaman kerja sekaligus menumbuhkan rasa tanggung jawab. “Kami belajar merawat ternak, menjaga kebersihan, dan memastikan produksi berjalan setiap hari agar menjadi bekal setelah bebas serta bermanfaat untuk sekitar,” ungkapnya.

Kegiatan budidaya itik tersebut tidak hanya diarahkan untuk mendukung ketahanan pangan, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran keterampilan bagi Warga Binaan. Keterlibatan mereka dalam proses pemeliharaan diharapkan memberikan pengalaman kerja dan bekal kemandirian yang bermanfaat setelah kembali ke masyarakat.

Terpisah, Kepala Lapas Mojokerto, Arifin Akhmad, menegaskan komitmen jajarannya untuk terus mengembangkan kegiatan produktif yang mendukung ketahanan pangan sekaligus pembinaan Warga Binaan. “Kami akan terus mendorong kegiatan ketahanan pangan yang produktif dan berkelanjutan. Kegiatan ini menjadi bentuk pembinaan kemandirian sekaligus upaya memberikan keterampilan nyata kepada Warga Binaan,” ungkap Arifin.

Lebih lanjut, Arifin menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari dukungan Lapas Mojokerto terhadap 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas). “Kami ingin memastikan 15 Program Aksi Kemenimipas dapat diimplementasikan secara konsisten di Lapas Mojokerto. Melalui sinergi petugas, Warga Binaan, dan peserta magang, program ketahanan pangan diharapkan terus berkembang dan memberikan manfaat yang nyata,” tutupnya. (afn)

 

Kontributor: Humas Lapas Mojokerto

 

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0