HPN 2026, Lapas Wahai Tegaskan Komitmen Sinergi dan Transparansi Informasi Publik
Wahai, INFO_PAS - Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) pada Senin (9/2), menjadi momentum penting bagi Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Wahai perkuat kolaborasi dengan insan pers. Mengusung tema HPN Tahun 2026 “Pers Sehat, Ekonomi Berdaulat, Bangsa Kuat'”, Lapas Wahai, tegaskan komitmen untuk terus tingkatkan sinergi dalam penyampaian informasi publik yang transparan dan akuntabel.
Kepala Lapas Wahai, Tersih Victor Noya, dalam keterangannya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada rekan-rekan jurnalis yang selama ini menjadi mitra strategis dalam menyebarluaskan program-program pembinaan Lapas Wahai. Sinergi ini dinilai krusial untuk menciptakan keterbukaan informasi publik dan menepis hoaks di lingkungan Pemasyarakatan.
"Kami menyambut HPN 2026 dengan semangat kolaboratif dan sinergi. Bagi kami, pers bukan sekadar media pemberitaan, melainkan mitra yang membantu Lapas Wahai dalam membangun transparansi tata kelola pemerintahan yang bersih, profesional, dan akuntabel. Informasi yang yang tersampaikan ke publik melalui pers membantu masyarakat memahami kinerja, kemajuan, dan inovasi yang telah dilakukan oleh Lapas Wahai," ujar Tersih saat video call bersama para insan pers Maluku.
Pada awal tahun 2026 ini, selain memacu pembangunan Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK), Lapas Wahai tengah mempersiapkan pelaksanaan Program Nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) yang merupakan salah satu dari 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas), yakni pembangunan dapur sehat di Lapas dengan memberdayakan Warga Binaan tersertifikasi untuk mendukung Program MBG.
Dalam rangka memperkuat langkah tersebut, sinergi dengan pers sangat dibutuhkan untuk mengawal seluruh rangkaian kegiatan termasuk program pembinaan lainnya bagi Warga Binaan. (Baca juga: Dukung Program Aksi Kemenimipas, Lapas Wahai Teken PKS Program Nasional MBG)
Hal tersebut mendapat tanggapan positif dari salah satu insan pers dan jurnalis senior, Gerda Sinay. "Program ini patut diapresiasi, terutama dengan komitmen Lapas Wahai untuk memastikan standar gizi. Sebagai media, kami akan terus mengawal jalannya program ini agar tepat sasaran bagi anak sekolah disamping juga makanan yang setiap hari untuk konsumsi internal Warga Binaan," ujarnya.
Ia juga menilai keterbukaan informasi Lapas Wahai sangat memudahkan pemantauan jalannya sistem Pemasyarakatan di pelosok daerah.
Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Maluku, Ricky Dwi Biantoro, mengapresiasi pihak pers yang dinilai aktual, profesional, dan akuntabel bagi jajaran Pemasyarakatan Maluku.
"Selamat hari Pers tahun 2026. Sesuai tema nasional tahun ini, semoga peran pers semakin nyata sebagai pilar informasi yang sehat dalam rangka publikasi program pembinaan yang objektif. Semoga pers juga dapat menjadi jembatan dialog antara pihak Lapas dan masyarakat, menyoroti pendekatan humanis, dan turut berperan mempromosikan hasil karya Warga Binaan untuk ekonomi kreatif, serta berandil dalam membangun kepercayaan diri mereka reintegrasi sosial sebagai fondasi bangsa yang kuat," jelas Ricky penuh harap.
Melalui semangat HPN 2026 yang menekankan peran pers sebagai pilar pembangunan, Lapas Wahai berkomitmen terus meningkatkan sinergitas dalam pengelolaan informasi publik yang Profesional, Responsif, Integritas, Modern, dan Akuntabel (PRIMA) untuk kemajuan Pemasyarakatan Maluku, khususnya di wilayah Wahai. (afn)
Kontributor: Humas Lapas Wahai
What's Your Reaction?


