Ikuti Pelatihan Pengelasan dan Mebel, Warga Binaan Rutan Ambon Hasilkan Produk Bernilai Guna
Ambon, INFO_PAS – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Ambon tutup pelatihan pengelasan dan mebel bagi Warga Binaan hasil kerja sama dengan Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Ambon, Rabu (12/8). Selama pelatihan, peserta tidak hanya pelajari teknik dasar, tetapi juga hasilkan sejumlah produk yang dapat dikembangkan setelah kembali ke masyarakat.
Kegiatan penutupan berlangsung di Rutan Ambon dan dihadiri Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Rutan Ambon, Jefry, beserta jajaran pejabat struktural dan petugas. Turut hadir Subkoordinator Penyelenggara BPVP Ambon, Ferdinandus R. Sampe, bersama tim instruktur yang mendampingi peserta selama pelatihan.
Pada pelatihan pengelasan, Warga Binaan pelajari teknik dasar pengelasan, penggunaan peralatan kerja, serta penerapan keselamatan dan kesehatan kerja (K3). Dari praktik tersebut, peserta hasilkan dua kursi, satu meja, dan satu podium upacara.
Pelatihan mebel beri pembelajaran pengolahan bahan kayu menjadi perabot atau furnitur. Peserta juga dilatih tingkatkan ketelitian, kedisiplinan, kreativitas, dan kemampuan menghasilkan produk secara mandiri.
Plt. Kepala Rutan Ambon mengapresiasi seluruh pihak yang mendukung pelaksanaan pelatihan hingga selesai. Menurutnya, kegiatan tersebut memberikan ruang bagi Warga Binaan untuk kembangkan kemampuan sekaligus mempersiapkan diri hadapi kehidupan setelah menjalani masa pidana.
“Pelatihan ini bukan hanya tentang memberikan keterampilan, tetapi juga memberikan kesempatan kepada Warga Binaan untuk membangun kepercayaan diri dan mempersiapkan masa depan yang lebih baik. Kami berharap keterampilan yang telah diperoleh dapat terus dikembangkan dan menjadi bekal bagi mereka untuk bekerja maupun membuka peluang usaha setelah kembali ke masyarakat,” ujar Jefry.
Ia juga mengapresiasi kerja sama Rutan Ambon dan BPVP Ambon dalam hadirkan pelatihan yang sesuai dengan kebutuhan keterampilan kerja.
Sementara itu, Subkoordinator Penyelenggara BPVP Ambon, Ferdinandus R. Sampe, mengapresiasi antusiasme Warga Binaan mengikuti pelatihan. Ia berharap kemampuan yang diperoleh dapat terus dipraktikkan dan dikembangkan.
“Selama mengikuti pelatihan, para peserta telah mendapatkan pengetahuan dan pengalaman praktik yang diharapkan dapat menjadi bekal ketika kembali ke masyarakat. Kami berharap keterampilan tersebut tidak berhenti setelah pelatihan selesai, tetapi dapat terus dikembangkan dan dimanfaatkan secara produktif,” ungkap Ferdinandus.
Salah satu peserta pelatihan, Warga Binaan, E, menyampaikan terima kasih atas kesempatan mengikuti pelatihan pengelasan dan mebel.
“Saya berterima kasih kepada pihak Rutan Ambon dan BPVP Ambon yang telah memberikan kesempatan kepada kami untuk mengikuti pelatihan ini. Banyak pengetahuan dan keterampilan baru yang kami dapatkan. Semoga ilmu ini bisa menjadi bekal bagi kami untuk bekerja dan berguna ketika kembali ke masyarakat,” ujar E.
Hasil pelatihan berupa produk pengelasan menjadi salah satu bukti penerapan pengetahuan yang diperoleh peserta selama mengikuti kegiatan.
Rutan Ambon bersama BPVP Ambon akan terus kembangkan kerja sama dalam program pelatihan untuk dukung peningkatan kompetensi Warga Binaan. (afn)
Kontributor: Humas Rutan Ambon
What's Your Reaction?


