Jelang Ramadhan Napi di Rutan Cilodong adakan Tawakufan

Depok - Seminggu sebelum memasuki bulan suci Ramadhan, sekitar 200 lebih warga binaan Rutan Cilodong, Depok mengadakan kegiatan Tawakufan di Mesjid Baiturahman Rutan Depok. Abdurahman (50) selaku anggota Regu Pengamanan Rutan menyebutkan bahwa kegiatan Tawakufan ini dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan sekaligus silaturahmi dengan warga binaan yang baru pindah dari Rutan Cipinang dan Salemba. “Hari biasa, setiap senin sampai rabu warga binaan juga sudah ada kegiatan kerohanian seperti Solat Dhuha bersama dan kajian Alquran. Warga binaan ber ganti-gantian membacakan Alquran, bagi warga binaan yang belum bisa akan diajari oleh warga binaan yang bisa,” ujar Abdurahman. Seperti diketahui jumlah tahanan di Rutan ini pada pertengahan April 2016 hanya 150 orang. Saat ini jumlahnya bertambah menjadi 631 orang. Hal ini karena sejak kunjungan Kemenkum & Ham Yossana yang mengatakan akan memindahkan 1000 napi dari Rutan di Jakarta, karena telah over<

Jelang Ramadhan Napi di Rutan Cilodong adakan Tawakufan
Depok - Seminggu sebelum memasuki bulan suci Ramadhan, sekitar 200 lebih warga binaan Rutan Cilodong, Depok mengadakan kegiatan Tawakufan di Mesjid Baiturahman Rutan Depok. Abdurahman (50) selaku anggota Regu Pengamanan Rutan menyebutkan bahwa kegiatan Tawakufan ini dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan sekaligus silaturahmi dengan warga binaan yang baru pindah dari Rutan Cipinang dan Salemba. “Hari biasa, setiap senin sampai rabu warga binaan juga sudah ada kegiatan kerohanian seperti Solat Dhuha bersama dan kajian Alquran. Warga binaan ber ganti-gantian membacakan Alquran, bagi warga binaan yang belum bisa akan diajari oleh warga binaan yang bisa,” ujar Abdurahman. Seperti diketahui jumlah tahanan di Rutan ini pada pertengahan April 2016 hanya 150 orang. Saat ini jumlahnya bertambah menjadi 631 orang. Hal ini karena sejak kunjungan Kemenkum & Ham Yossana yang mengatakan akan memindahkan 1000 napi dari Rutan di Jakarta, karena telah over kapasitas disana. Secara bertahap para napi itu di titipakan ke Rutan Depok. Kepala Rutan Kelas II A Cilodong, Depok Sohibur Rahcman mengatakan Bulan suci Ramadhan merupakan bulan yang sangat mulai untuk kita bersama, kebetulan warga binaan kami hampir 80% Muslim. Sejak Rutan ini operasional kegiatan pengajian sudah kami lakukan sebagai langkah dalam hal pembinaan untuk nara pidana. “Ini merupakan salah satu ujud upaya kami untuk memberikan hak-hak dasar kepada warga binaan. Karena bagaimanapun juga kekuatan dari segala-galanya adalah ibadah dan doa,” kata Rahcman kepada rri.co.id. “Bagi yang Nasrani sama, kita juga sudah siapkan tempat berupa Kapel untuk temen-temen bisa melaksanakan Kebaktian,” tambahnya. Karena, dia menambahkan bagaimanapun juga Rutan ini adalah tempat untuk dimana mereka bisa melaksanakan pidana tapi, tidak juga menghilangkan konsep pemasyarakatan secara utuh. Salah satu konsep pemasyarakat adalah pembinaan, mempersiapkan dan memdampingi mereka agar mereka bisa menghabiskan waktu dengan melaksanakan kegiatan-kegiatan yang positif sambil nanti ending nya adalah purna dari pidana itu sendiri. Kegiatan ini mendasar, sebab kunci dari keberhasilan dan keamanan didalam (Rutan) salah satunya adalah bagaimana anak-anak ini bisa mengendalikan emosi, dan tertib. Pemasyarakatan melalui pembinaan keagamaan sangat-sangat penting. “Itu tugas kami dan tugas kita bersama, paling tidak mengingatkan, mengevaluasi serta memberi masukan kepada kami untuk kedepan kami lebih baik. Dengan harapan, paling tidak bagi yang Muslim dengan kita banyak Tafakur, berdoa, ibadah itu akan menenangkan psikologis mereka,” ungkap Rahcman. (RL) sumber: http://rri.co.id

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0